Adhan Dambea saat melakukan konferensi pers di AD Center, Kota Gorontalo, senin (26/12/2022). Foto : Sucipto Mokodompis/HARGO)

Persoalan Ketidakhadiran Penjagub di Musda ORARI Selesai, Adhan Dambea Puji Penjagub

Advertorial Gorontalo

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua ORARI Gorontalo, Adhan Dambea yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo meminta ungkapan kekecewaannya atas ketidakhadiran Penjabat Gubernur di Musda ORARI tidak dijadikan bahan untuk menyerang pribadi Hamka Hendra Noer.

Dirinya menjelaskan, saat itu dia memang sempat mengatakan bahwa Gubernur berbohong, namun itu hanya soal ketidakhadiran Gubernur. Dirinya mengaku berkata seperti itu karena belum mendapatkan informasi yang lebih jelas terkait alasan ketidakhadiran penjabat Gubernur.

banner 728x485

“Saya memang bilang beliau berbohong, tapi itu karena beliau seorang Gubernur, bukan secara pribadi, karena sebelumnya beliau sudah berjanji untuk datang. Tapi ini hanya soal kehadiran di musda itu, bukan keseluruhan kinerjanya,” kata Adhan Dambea dalam konferensi pers yang dilaksanakan di AD Center, Kota Gorontalo, senin (26/12/2022).

Dirinya menjelaskan, beberapa hari sebelum pelaksanaan Musda, dirinya sempat bertemu Hamka Hendra Noer dan menyampaikan pemberitahuan awal terkait pelaksanaan musda yang akan dilaksanakan tanggal 21 Desember 2022 dan Hamka Hendra Noer menyatakan siap hadir.

Pada tanggal 21 Desember 2022, dirinya mengetahui bahwa Musda tersebut sudah masuk dalam tentatif Penjabat Gubernur. Hanya saja Penjabat Gubernur tidak jadi datang karena harus menemani kunjungan Wasekjen Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) untuk meninjau lokasi rencana pelaksanaan ASIAN Sepaktakraw Championship di Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

Beberapa waktu kemudian, lanjut Adhan Dambea, Hamka Hendra Noer berkunjung ke rumahnya untuk bersilaturahmi sekaligus menjelaskan secara langsung perihal ketidakhadiran pada Musda ORARI tersebut.

“Bayangkan, sekitar jam 10 malam beliau datang ke rumah saya, karena harus berputar-putar dulu untuk mencari lokasi rumah saya. Setelah bertemu kemudian beliau jelaskan. Beliau juga mengakui kesalahannya. Jadi saya kira masalah ini sudah selesai,” kata Adhan Dambea.

Sebagai politisi senior di Provinsi Gorontalo, dirinya mengaku baru kali ini melihat ada seorang pemimpin yang menurutnya memiliki sifat terpuji dan layak menjadi contoh bagi para pemimpin di Gorontalo.

“Dari sifat beliau ini, saya kira ini patut menjadi contoh. Di Gorontalo ini saya melihat tidak ada satupun pemimpin yang mau mengaku kesalahannya. Baru beliau ini yang saya lihat,” Katanya menuturkan.

Di akhir Konferensi pers tersebut, dirinya meminta pernyataannya itu tidak perlu dipersoalkan terlalu jauh. Hal ini dikatakannya karena beberapa hari terakhir dirinya melihat ada orang yang mencoba menjadikan persoalan tersebut untuk menyerang pribadi Penjabat Gubernur Gorontalo.

“Beberapa hari ini saya melihat ada orang orang yang mencoba menumpang di persoalan ini untuk menyerang pribadi Gubernur. Saya mau bilang, soal mengkritisi iya, dengan data data yang ada. Tapi jangan mencari kesalahan orang, itu tidak bagus,” Katanya menandaskan.(***)

Penulis: Sucipto Mokodompis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *