Hargo.co.id, SULSEL – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat sinergi dalam pengawasan distribusi BBM subsidi melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (5/5/2026).
Pertemuan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga regulator energi, guna menyamakan persepsi terkait mekanisme penyaluran BBM bersubsidi, khususnya melalui sistem surat rekomendasi.
Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika di lapangan, terutama pada sektor nelayan dan petani.
Masih ditemukan perbedaan pemahaman dalam penerbitan rekomendasi, termasuk dalam menyesuaikan kebutuhan BBM dengan kapasitas usaha atau alat produksi yang digunakan.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menilai forum ini penting untuk memperbaiki tata kelola distribusi energi agar lebih tepat sasaran.
Ia menyebut, pembahasan dalam rapat telah mencakup berbagai aspek, mulai dari regulasi hingga praktik di lapangan.
Fokus utamanya adalah memastikan sistem yang ada terus disempurnakan agar BBM subsidi
benar-benar diterima oleh kelompok yang berhak, khususnya petani dan nelayan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor
dalam menjaga transparansi dan keadilan distribusi energi.
Menurutnya, kesamaan pemahaman antar pihak menjadi kunci agar pengawasan berjalan efektif dan potensi penyimpangan dapat ditekan.
Keterlibatan aktif aparat penegak hukum juga dinilai penting untuk memperkuat monitoring di lapangan.
Pertamina memastikan akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga distribusi energi yang andal dan tepat sasaran.
Penguatan sistem pengawasan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efektivitas penyaluran, tetapi juga memberikan kepastian layanan bagi masyarakat.(Rls)












