Kabar Politik

Pilkada Kabgor: Sofyan-Toni dapat Nomor Urut 2, Petanda Cinta untuk Warga

×

Pilkada Kabgor: Sofyan-Toni dapat Nomor Urut 2, Petanda Cinta untuk Warga

Share this article
Pilkada Kabgor_ Sofyan-Toni dapat Nomor Urut 2, Petanda Cinta untuk Warga
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dan Tony Junus saat memberikan keterangan pers, Senin (23/9/2024). (Foto:Deice/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dan Tony Junus mendapat nomor urut 2.

Berita Terkait:  Pilkada Bonbol: Sosok Pendamping Merlan Kian Mengerucut, Dari 3 Kini Tersisa 2 Nama

Menurut Sofyan, angka dua bagi anak muda di zaman sekarang adalah sebuah petanda cinta.

“Nomor urut 2 yang telah kami dapatkan, Alhamdulillah ini satu penghargaan dan rahmat Allah SWT buat kami semua. Sebab 2 itu tanda cinta, kalau anak muda bilang saat ini, cinta tandanya begitu,” ungkap Sofyan sambil menunjukan gestur simbol cinta ala anak muda dengan dua jari atau biasa disebut sarangheo, saat konfrensi pers seusai pengambilan nomor urut, Senin (23/9/2024).

Berita Terkait:  Diduga Tidak Netral di Pilkada, Sejumlah Oknum Kades di Gorut Diadukan ke Bawaslu

Untuk itu, kata Sofyan, dirinya bersama Tony yang notabenenya merupakan mantan Wakil Bupati dari almarhum David Bobihoe ini, siap menebarkan cinta untuk masyarakat Kabupaten Gorontalo.

“Kami akan menyebarkan cinta kepada warga. Sambut salam cinta dari kami Sofyan-Tonny.

Insya Allah dengan semangat visi restorasi Kabupaten Gorontalo berkemajuan

dan berkelanjutan akan terus menyapa rakyat Kabupaten Gorontalo dengan 12 program unggulan,” tambahnya.

Berita Terkait:  Tim Taktis Paslon Romantis Terima 543 Aduan Money Politik

Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengapresiasi KPU Kabupaten Gorontalo yang sampai dengan saat ini telah menjalankan proses demokrasi dengan sangat baik.

“Insya Allah dengan kebersamaan kita semua, kemeriahan dan semangat ini menjadi suatu pertanda demokrasi yang sangat baik. Kami yakin seluruh Paslon akan menjalankan demokrasi ini dengan sebaik-baiknya. Berikan kepada rakyat suguhan pemilihan kepala daerah yang menghargai proses demokrasi,” pungkasnya.(*) 

Berita Terkait:  Debat Publik Diharapkan jadi Pembelajaran Demokrasi

Penulis: Deice