Gorontalo

Prabowo Terima Lencana Emas dari KTNA, Simbol Dukungan Petani dan Nelayan Indonesia

×

Prabowo Terima Lencana Emas dari KTNA, Simbol Dukungan Petani dan Nelayan Indonesia

Share this article
Prabowo Terima Lencana Emas dari KTNA, Simbol Dukungan Petani dan Nelayan Indonesia
Ketua KTNA Indonesia menganugerahkan Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama kepada Presiden RI pada puncak PENAS XVII di Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Presiden Prabowo Subianto menerima anugerah Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional pada puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan Andalan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Berita Terkait:  GHM 2025 Diikuti Peserta dari Seluruh Pulau di Indonesia

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Ketua KTNA Nasional, Mohammad Yadi Sofyan Noor, sebagai bentuk penghormatan atas perhatian dan keberpihakan Presiden terhadap penguatan sektor pertanian serta perikanan nasional.

Momen penganugerahan berlangsung di hadapan ribuan peserta PENAS XVII yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Berita Terkait:  Bantu Penuhi Kebutuhan Pokok Masyarakat, Pemprov Segera Gelar Pasar Murah

Kehadiran Prabowo dalam agenda nasional itu dinilai memberi energi baru bagi petani dan nelayan

untuk terus memperkuat produksi pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor primer.

Berita Terkait:  128 Anggota Satpol PP Provinsi Jalani Orientasi

Yadi mengatakan, PENAS bukan hanya agenda seremonial, tetapi ruang besar untuk mempertemukan petani, nelayan,

penyuluh, akademisi, pelaku usaha, pemerintah, dan kalangan swasta.

Berita Terkait:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak PENAS XVII

Pertemuan tersebut diarahkan untuk membangun kerja sama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong swasembada secara berkelanjutan.

Menurutnya, berbagai kebijakan pemerintah yang menyentuh sektor pangan telah menghadirkan optimisme di tengah petani dan nelayan. Untuk itu, KTNA menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas dukungan yang diberikan bagi kemajuan pertanian dan perikanan Indonesia.
Berita Terkait:  Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Gorontalo Intensifkan Pengawasan

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden atas perhatian, kepedulian, dukungan, dan keberpihakan kepada petani dan nelayan Indonesia,” ujar Yadi.

Ia menyebut keluarga besar petani dan nelayan Indonesia yang jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 160 juta jiwa

Berita Terkait:  Libur Nasional, Dukcapil Gorontalo Tetap Buka Pelayanan Dokumen Kependudukan

menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor pangan.

Bagi KTNA, kehadiran Presiden di tengah peserta PENAS XVII menjadi dorongan moral bagi pelaku utama pertanian dan perikanan

Berita Terkait:  Gelar Pahlawan Nasional Aloei Saboe dan HB Jassin Selangkah Lagi, Tinggal Persetujuan Presiden

untuk terus bekerja, berinovasi, serta mengambil peran dalam pembangunan nasional.

“Atas dedikasi dan dukungan beliau terhadap kemajuan sektor pertanian dan perikanan Indonesia, kami menganugerahkan Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama kepada Presiden Republik Indonesia,” ungkap Yadi.

Berita Terkait:  Penjagub Minta Komunitas Motor di Gorontalo jadi Contoh saat Berkendara

Penganugerahan itu menjadi salah satu perhatian utama dalam puncak PENAS XVII di Gorontalo.

Agenda tersebut turut dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI dan Polri,

Berita Terkait:  Halalbihalal Pemprov Gorontalo Dihadiri Ribuan Warga dan Tokoh Gorontalo Rantau

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda,

anggota DPR RI dan DPD RI, serta kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.(Awl) 

Berita Terkait:  Dongkrak Pendapatan Daerah, Gubernur Gorontalo Dukung Optimalisasi Pertambangan