Hargo.co.id, GORONTALO — Program navigasi iman yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo mendapat apresiasi dari Ustad Abdul Somad.
Tak hanya mengapresiasi, menurut UAS, sapaan akrab Ustadz Abdul Somad, program tersebut patut dicontoh daerah lain.
Sebab, kata UAS, navigasi iman tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi model pembinaan moral yang efektif bagi aparatur pemerintahan.
“Ini sesuatu yang spesial untuk jiwa dan ruh spiritual kita, program seperti ini seharusnya bisa ditiru oleh daerah lain, karena siapa yang menebar kebaikan, akan mendapat pahala seperti yang mengamalkannya,” ujar UAS saat dijamu dan disambut oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny Junus bersama para isteri serta Kapolres Gorontalo dan tamu lainnya, di rumah dinas bupati, Kamis (23/10/2025).
UAS juga mengingatkan masyarakat Gorontalo agar tidak hanya menjadi penonton dari gerakan ini.
“Navigasi Iman lahir dari Gorontalo. Jangan sampai orang lain yang merasakan manfaatnya, sementara masyarakatnya sendiri tidak mengalami peningkatan iman. Jangan seperti ayam mati di lumbung padi,” pesannya.
Sementara itu, Bupati Sofyan Puhi menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kedatangan UAS yang dinilai membawa semangat baru dalam memperkuat kehidupan beragama di daerah.
“Kehadiran beliau menjadi momentum penting mempererat silaturahmi sekaligus memperdalam nilai-nilai spiritual bagi ASN dan masyarakat,” ujar Sofyan.
Kunjungan UAS ke Provinsi Gorontalo merupakan bagian dari rangkaian program navigasi iman edisi spesial, yang akan diisi dengan Tabligh Akbar di beberapa wilayah, termasuk di Masjid Agung Baiturrahman Limboto pada Jumat (24/10/2025).
Program navigasi iman sendiri merupakan agenda rutin Pemkab Gorontalo setiap Jumat pagi.
Program ini bertujuan membentuk ASN dan aparat desa yang religius, berintegritas, serta memiliki mental kuat menghadapi tantangan zaman—selaras dengan visi daerah untuk menciptakan SDM beragama, berbudaya, unggul, dan berdaya saing.(Deice)












