Rabies Mewabah di Tolinggula, Usai Digigit Anjing 24 Warga Positif

×

Rabies Mewabah di Tolinggula, Usai Digigit Anjing 24 Warga Positif

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi anjing Rabies. (dok JPNN)

Perlu untuk dipahami bahwa tidak semua anjing yang menggigit merupakan penular rabies.

“Perlu pemantauan periodik untuk memastikan hal tersebut. Ketika digigit anjing, anjing tersebut jangan dulu dimusnakan, namun dipantau jika anjing tersebut mati maka dipastikan rabies dan orang yang digigit segera diberikan vaksin” paparnya.

Hingga saat ini ada beberapa kasus gigitan dan anjing yang menggigit tidak mati, berarti ini negatif rabies. Vaksin yang diberikan merupakan kuman yang telah dilemahkan, sehingga ketika pada kasus gigitan yang belum dipastikan bahwa itu rabies tentunya juga memiliki resiko sehingga dalam pengambilan tindakan harus berhati-hati” ujarnya.

Semenara itu Camat Tolinggula Yospin Dangkua mengaku, warganya yang terserang penyakit rabies sudah dilakukan penanangan medis. 16 diantaranya dilakukan vaksin anti rabies, dan 8 warga yang sisanya lagi masih dirawat intensif di puskesmas Tolinggula. (abk/hargo)