Sadar Kapan Harus Berubah (2-Habis)

×

Sadar Kapan Harus Berubah (2-Habis)

Sebarkan artikel ini
AZRUL ANANDA

Mau lebih jauh lagi, print dan digital sekarang merupakan dua entity bisnis yang berbeda di satu industri yang sama. Seperti mobil dan motor di dunia otomotif.

Ada artikel menarik dimuat di USA Today baru-baru ini, berdasarkan artikel serupa dari Financial Times. Intinya: Digital bukanlah masa depan bisnis news.

Banyak media cetak di Amerika terlambat menyadari ini, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sadar sama sekali.

Ya, jualan print makin sulit. Di sisi lain, jualan digital juga tidak jauh lebih mudah, dan belum tentu menghasilkan sama.

Kesimpulannya: Print atau digital sama-sama punya alpha dan omega masing-masing, yang tujuannya sama: Meningkatkan pembaca dan omzet iklan. Tapi tidak saling menggantikan, karena punya tantangan dan cara yang berbeda untuk melakukannya.

Bisa saling komplementari, tapi bukan untuk menggantikan.

Sama seperti TV dan radio lah.

Kuncinya kembali ke bagaimana media itu menyikapi zaman dan menyesuaikan diri kok. Yang bahaya adalah kalau sebuah koran terus sibuk memberitakan Madonna, di saat banyak generasi sekarang mungkin sudah tidak kenal siapa itu Madonna dan kenapa kita harus nonton nenek-nenek jumpalitan di atas panggung…