LIMBOTO – Hargo.co.id Gorontalo kembali dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Celebes Scooter Party (CSP) yang kini dipusatkan di Limboto, Kabupaten Gorontalo. Dalam tiga hari kedepan, Kota Limboto akan dibanjiri vespa.
Ratusan komunitas vespa se Sulawesi dan sejumlah koumintas vespa undangan dari Papua, Sumatera, Nusatenggara dan Kalimantan berkumpul di Limboto. Berbagai jenis vespa dan komunitas motor antik ini bisa disaksikan di gelanggang olahraga (GOR) David-Tony, hingga Ahad (23/4).
Pada kamis (20/4) kemarin, sudah ada ratusan scooteris yang memadati GOR David-Tonny, seperti dari Sulawesi Selatan, Bukit Tinggi, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Papua. “Dari Sulawesi Utara sedang dalam perjalanan, mereka start dari Molibagu, Bolmong Selatan, jumlahnya ada ratusan.
Malam ini (semalam,red) sebagian yang dari Sulsel dan Kendari akan tiba,”ujar Wahid, salah satu pantia. Dalam CSP yang ke XII ini, ada beragam kegiatan yang diselenggarakan, misalnya rally vespa, roadrace vespa, kontes vespa dan rengge.
“CSP ini seperti jamboree anak-anak vespa se Sulawesi, ada banyak macam vespa yang bisa dilihat disini. Mulai dari yang paling antik, esktrem, standar, sampai vespa keluaran terkini,”ujarnya.
Vespa antik misalnya vespa keluaran pertama, vespa sespan maupun ekstrem adalah vespa modifikasi yang berpenampilan ekstrim. “Masyarakat umum bisa datang menyaksikan langsung jambore vespa ini,”katanya. Sementara itu, Daeng Amir dari komunitas vespa kota daeng, Makassar, mengaku senang bisa datang lagi ke Gorontalo.
Menurutnya, ia menempuh perjalanan dengan vespa dari Makassar sejak tanggal 8 April 2017 dan baru tiba, kemarin di Limboto.
“Kami santai saja jalanya, karena kita tujuan berwisata. Sangat menarik saya bisa sampai di Gorontalo,”ujar Daeng Amir. Kelompoknya ada lima vespa yang berangkat dari Makassar.
lima vespa ada yang sespan ada yang standar. “Ban aman belum pernah ganti, begitu juga busi sehat-sehat saja. Kendala ya BBM saja, kami bahkan sedia galon untuk cadangan BBM,”terangnya.
Mereka menuju Gorontalo melalui jalur Buol dan Toli-toli, sehingga medan terasa lebih berat. Begitu pun dengan Maman Baco, ia bersama lima orang rekanya berangkat dari Sopeng, Sulsel sejak dua pekan lalu dan beru tiba kemarin.
“Kita lewa Poso, menyeberang dari Pagimana,”ujarnya. Menghadiri CSP kata mereka merupakan kebanggaan tersendiri bagi anak vespa. “Karena kami bisa berkumpul bersama, ada kaluaga disini. Isitilahnya satu vespa sejuta sudara,”terang mereka. (tro/hg)
