Hargo.co.id BONBOL – Jaringan pencurian kendaraan bermotor di Gorontalo kembali terungkap. Ini menyusul penangkapan yang dilakukan petugas Polres Bone Bolango (Bonbol) terhadap lima warga Bonbol yang merupakan sindikat Curanmor, Selasa, (4/10).
Tak tanggung-tanggung dari tangan pelaku, petugas menyita sebanyak 17 unit sepeda motor. Sepeda motor dari berbagai jenis itu diduga merupakan hasil curian selama beraksi di Kabupaten Bonbol, Kabupaten Gorontalo, dan Kota Gorontalo.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, sindikat Curanmor yang berhasil diringkus petugas Polres Bonbol ini berjumlah 5 orang. Seluruhnya adalah warga Bonbol. Masing-masing IT (25) warga Desa Tulabolo, AS (14) warga Pinogu, YS warga Desa Bubeya, RN warga Desa Tulabolo, dan RT warga Desa Dumbaya Bulan.
Penangkapan bermula saat itu petugas mendapat laporan masyarakat tentang keberadaan IT dan AS yang akan menjual satu unit sepeda motor jenis Honda dengan harga yang sangat murah kepada salah satu warga di Suwawa.
Dari informasi itu, petugas bergerak dan mencari IT dan AS. Setelah mengumpulkan informasi, diketahui keduanya tengah berada di salah satu rumah warga di wilayah Kecamatan Bone, Bonbol.
Saat itu, petugas langsung berspekulasi meringkus keduanya dan mencocokkan sepeda motor yang hendak di jual IT dan AS dengan nomor mesin sepeda motor yang dilaporkan hilang oleh salah satu warga. Ternyata terungkap, nomor mesinya sama. Keduanya pun langsung diseret ke Polres Bonbol.
Dalam pengembangan selanjutnya, di markas kedua tersangka, petugas mendapati sebanyak 16 unit sepeda motor dari berbagai jenis dan merek. Sepeda motor yang diduga hasil curian itu langsung disita dan dibawa ke Mapolres.
