Kamis, 2 Februari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tersengat Listrik, Buruh Bangunan di Limboto Jatuh dari Lantai Dua Sebuah Ruko

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 9 Januari 2023 | 18:05 Tag: , , , ,
  Petugas kepolisian dari Polsek Limboto bersama pihak PLN saat berada di lokasi kejadian, Senin (9/1/2023). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Naas apa yang dialami Richard Genus Maghpal (40) warga Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai buruh bangunan itu, tersengat listrik saat mengerjakan pembangunan ruko di kelurahan tempat tinggalnya, Senin (9/1/2023).

banner 728x485

Informasi yang dihimpun Hargo.co.id, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.40 Wita ini, bermula saat korban bersama kedua rekannya sedang melakukan pekerjaan pembangunan ruko milik Jumriyanti Nasaru (34).

Menurut keterangan salah satu dari rekan kerja korban, Marwan Yusuf (45) yang berada di lokasi kejadian, saat itu dirinya melihat korban sedang memegang besi pengait ember untuk dibawa ke lantai dua ruko.

Tak berselang lama, dirinya kaget melihat korban tiba-tiba terjatuh ke bawah. Diduga, besi pengait ember yang digenggam oleh korban tidak sengaja tersentuh kabel induk PLN yang bertegangan tinggi.

Melihat kejadian tersebut, Marwan Yusuf bersama Yamin Abdul (45) langsung menghubungi pihak RS Dunda Limboto untuk dimintai pertolongan. Beberapa saat kemudian, korban langsung dilarikan RS Dunda Limboto yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Akibat musibah tersebut, korban mengalami luka robek di kedua kakinya. Korban juga mengalami luka di bagian hidung serta luka memar di bagian dada.

Setelah kejadian, sejumlah petugas kepolisian dari Polsek limboto langsung mengunjungi TKP dan berkoordinasi dengan pihak pemilik bangunan ruko, RS Dunda Limboto serta pihak PLN Gorontalo.

Saat berita ini diturunkan, korban telah mendapatkan pertolongan yang intensif dari RS Dunda Limboto. Sedangkan, Jumrianti Nasaru selaku pemilik bangunan ruko telah menyatakan bersedia untuk menanggung biaya pengobatan korban hingga benar-benar sembuh.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis

(Visited 68 times, 1 visits today)

Komentar