Hargo.co.id – Pada sepak bola modern, banyak hal yang berkembang terutama taktik. Ketika era tiki-taka Barcelona di tangan Pep Guardiola menjadi salah tren dan diikuti banyak tim, antitusif taktik tersebut pun muncul.
Sistem pragmatis diperagakan untuk menghentikan tiki-taka tersebut. Tapi, dalam beberapa tahun terakhir banyak tim dengan pertahanan istimewa tapi juga punya efektivitas dan ketajaman yang juga menawan.
Menarik mengetahui beberapa tim dengan pertahanan terkokoh sepanjang tahun 2017. Menariknya, dua tim yang paling sedikit kebobolan di Premier League, Chelsea dan Tottenham Hotspur, tak ada di dalamnya.
Atletico Madrid
Atletico hanya kebobolan 0,75 gol per laga atau baru kebobolan sembilan gol dari total 12 laga yang dihelat pada tahun ini. Hal ini tidak mengejutkan karena sejak era Diego Simeonem pertahanan ketat adalah kunci permainan mereka.
Tak hanya pertahanan ketat dari back four, tapi hampir semua pemain Atletico punya kemampuan pressing yang menawan. Tak ayal, mereka masuk ke jajaran ini.
Barcelona
Siapa sangka Barcelona yang terkenal dengan filosofi paling atraktif di dunia berkembang pesat dari segi pertahanan. Mereka memiliki rataan kebobolan per laga dan jumlah yang sama dengan Atletico.
Konsistensi pertahanan ini menjadi tanda positif mengetahui Barcelona sempat tidak konsisten di paruh pertama. Bukan tak mungkin pertahanan yang kuat akan jadi kunci mereka meraih beberapa piala musim ini.
AS Roma
Tim kedua terbaik di Italia yang memiliki pertahanan sangat kokoh. Belakangan sering memainkan taktik tiga bek yang ternyata sangat lancar.
Mereka hanya kebobolan 0,72 gol per laga atau delapan gol dari 11 laga di tahun ini. Kostas Manolas, Federico Fazio, dan Antonio Rudiger memperlihatkan kekokohan yang luar biasa. Jumlah ini sama dengan Saint-Etienne.
Everton
Ronald Koeman memberikan sesuatu yang spesial kepada Everton walau prosesnya tak instan. Everton kini mulai konsisten dn memperlihatkan sesuatu yang spesial.
Lini pertahanan mereka hanya kebobolan 7 gol dari 10 laga pada tahun ini. Atau 0,70 gol per laga. Ashley Williams dan Ramiro Funes Mori benar-benar memberikan kestabilan kepada tim.
PSG dan Monaco
Dua tim paling kuat di Ligue 1 ini ternyata memiliki pertahanan yang benar-benar luar biasa. Kedua tim hanya kebobolan 0,54 gol per laga atau 6 gol dari 11 laga.
Jika PSG memang memiliki pemain-pemain kelas dunia di lini belakang, Monaco memiliki banyak pemain muda dengan kemampuan luar biasa. Tak ayal keduanya menguasai Ligue 1 saat ini.
Manchester United
Tim besutan Jose Mourinho memang terkenal dengan pertahanan yang kokoh. Tak kaget jika Man United menjadi salah satu tim eropa yang paling sedikit kebobolan.
Mereka hanya kebobolan empat gol dari delapan laga atau 0,50 gol per laga. Hal ini terbantu dengan melonjaknya performa Phil Jones dan Marcos Rojo selain dua bek inti Chris Smalling dan Eric Bailly.
Bayern Muenchen
Mungkin banyak orang terfokus dengan agresivitas dan kreativitas Bayern yang benar-benar luar biasa musim ini. Tapi, Carlo Ancelotti berhasil menyalurkan naluri Catenaccio ke dalam tim.
Mereka hanya kebobolan empat gol dari sembilan laga tahun ini atau 0,44 gol per laga. Manuel Neuer tampil sempurna. David Alaba, Philipp Lahm, dan Mats Hummels benar-benar memperlihatkan sesuatu yang spesial.
Juventus
Menjadi tim dengan pertahanan paling spesial tahun ini dan itu bukan sesuatu yang mengejutkan. Pasalnya, Juventus memang terkenal akan pertahanan yang luar biasa.
Mereka hanya kebobolan 0,41 gol per laga. Atau 5 gol dalam 12 laga. Identitas mereka dengan tiga bek tengah dan dua wing back istimewa membuat banyak tim kesulitan untuk menembus gawang Juventus.
(rap/JPG/hg)
