Kabar Politik

Tonny-Marten Siap Adu Gagasan di Debat Perdana

×

Tonny-Marten Siap Adu Gagasan di Debat Perdana

Share this article
Tonny-Marten Siap Adu Gagasan di Debat Perdana
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, Tonny Uloli dan Marten Taha. (Foto: Tim media TU-MT)

Hargo.co.id, GORONTALO – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo nomor, Tonny Uloli dan Marten Taha siap untuk adu gagasan pada debat perdana yang akan digelar KPU Provinsi Gorontalo, yang akan dilangsungkan hari ini, Jumat (25/10/2024) pukul 19.00 Wita, di gedung Sumberia Ballroom.

Berita Terkait:  Pemilih Pemula dan Lansia di Tilamuta Sambut Meriah Blusukan BUPATI

Pada debat nanti, Tonny Uloli akan memaparkan gagasan-gasannya tentang program dan visi misi dalam menghebatkan Gorontalo.

Tonny Uloli sendiri sudah memiliki pengalaman beradu gagasan di forum debat, saat dirinya mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Gorontalo beberapa tahun lalu. 

Berita Terkait:  Tidak Hanya Umbar Janji, Burhanudin-Rivendy Berani Teken Kontrak Politik dengan Warga

Demikian pula dengan Marten Taha. Sosok Marten Taha memang sangat dikenal dengan gaya aktivisnya, secara kecerdasan intelektualnya di dunia birokrasi.

Sehingga, kalau hanya bicara debat atau adu gagasan di atas podium Pilkada, Marten Taha sudah matang dengan dinamika debat.

Berita Terkait:  Kampanye Akbar Nelson- Kris: Warga Diajak Tingkatakan Partisipasi Pemilih

Ketua Tim Pemenangan Tonny dan Marten, Mayjen TNI Purn Afanty Uloli mengatakan,

Tonny Uloli dan Marten Taha, sudah sangat siap menghadapi debat perdana Pilgub.

“Pasangan calon kami baik Pak Tonny Uloli dan Pak Marten, sudah sangat siap untuk beradu gagasan visi misi dalam forum resmi yang di gelar KPU Provinsi Gorontalo. Mereka berdua memandang, debat ini adalah forum dimana menjadi wadah untuk berkomitmen dengan masyarakat, melalui visi misi,” ujar Afanti.

Berita Terkait:  Pertambangan di Bone Bolango, Sawaludin Tak Mau Warga Lokal Hanya jadi Penonton

“Bahkan, Pak Tonny dan Pak Marten berpendapat, debat tersebut, bagian dari pendidikan politik untuk masyarakat,” pungkasnya.(*)