TRAGIS! Remaja 14 Tahun Digilir 5 Pemuda, Lalu….

×

TRAGIS! Remaja 14 Tahun Digilir 5 Pemuda, Lalu….

Share this article
Kronologis pemerkosaan. (ilustrasi/Echy Gorontalo Pot)

BONBOL, hargo.co.id – Semaraknya lebaran ketupat, Ahad (2/7) menjadi kenyataan pahit bagi IG alias Mawar (samaran,red). Remaja 14 tahun yang  tinggal di Desa Lomaya, Kecamatan Bulango Utara, Bone Bolango digilir lima (5) pemuda, hingga dirinya tak bisa berbuat apa-apa.

Remaja yang kin duduk di bangku SMP itu harus menanggung aib. Anak Baru Gede (ABG) itu diduga disekap dan diperkosa oleh lima pemuda.

Mawar yang diperkosa dirumah temannya Ira yang jaraknya tak jauh dari rumah Mawar. Niat Mawar hanya untuk merayakan tradisi ketupat di rumah Ira.

Setibanya di rumah Ira, Mawar yang bercengkerama dengan rekan-rekan perempuan lainnya. Dalam suasana lebaran ketupat, mereka lantas bercerita panjang lebar.

Di sisi lain, di sebuah pos yang berjarak sekitar 50 meter berkumpul lima pemuda. Mereka adalah AG (23) alias Hendri; JM (24) alias Upik; AA (22) alias Agus; AM (18) alias Aldy; dan FA (18) alias Fandi. Kelima pemuda warga Desa Lomaya itu duduk di pos sambil mengkonsumsi minuman berakohol/minuman keras (miras).

Tanpa disadari waktu menunjukkan pukul 15.00 wita. Satu per satu tamu di rumah Ira mulai pulang. Hingga tersisa Mawar dan Ira. Melihat hal itu, Hendri bersama Upik, Agus, Aldy dan Fandy datang menemui Mawar dan Ira.

Remaja yang tahun ini duduk di bangku kelas VII SMP itu bersikeras untuk pulang.

Namun langkah Mawar dihalang-halangi. Ditengarai saat menghalangi-halangi, kelaki-lakian Hendri Cs bangkit.

Karena terhalang untuk keluar dari pintu depan rumah, Mawar memutuskan untuk keluar dari belakang rumah. Hendri dan rekan-rekannya yang sudah di bawah pengaruh miras lantas mengejar Mawar ke arah belakang rumah.

[Baca: Cerita Pilu Remaja 14 Tahun yang Diperkosa 5 Pemuda, Katanya….]

Mawar lantas dicegat dan disekap. Sejurus kemudian Hendri mengeluarkan nada ancaman. Alhasil, kelima pemuda tersebut merengut masa depan Mawar secara bergilir.

Sesampainya di rumah, Mawar menceritakan perihal yang dialaminya kepada ibunya. Sontak bagai disambar peting di siang hari. Ibu Mawar kaget bukan kepalang.

“Anak saya ini baru lulus SD dan akan masuk SMP,” ujar Ibu Mawar dengan mimik wajah sedih

Kejadian inipun sudah ditangani pihak Polres Bone Bolango. Kasat Reskrim Polres Bone Bolango AKP. Rudi Hartono melalui Kanit PPA Polres Bonbol Aiptu Helpis Ntuio menyampaikan, pihaknya masih menyelidiki dan meminta keterangan terhadap tersangka pelaku pemerkosaan.

“Korban juga sudah dilakukan visum di Rumah sakit Toto Kabila,” kata Aiptu Helpis.(csr/tr-54/hargo)