Gorontalo

Turun 0,026 Poin, IKG Gorontalo Tunjukkan Tren Positif

×

Turun 0,026 Poin, IKG Gorontalo Tunjukkan Tren Positif

Sebarkan artikel ini
Turun 0,026 Poin, IKG Gorontalo Tunjukkan Tren Positif
Flyer IKG yang dirilis BPS Provinsi Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tahun 2024 di Provinsi Gorontalo menunjukkan tren positif.

Berita Terkait:  Belasan Pedagang Mengadu Ke Gubernur Terkait Rencana Relokasi PPI Kota Gorontalo

Ini dibuktikan dengan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, di mana IKG pada tahun kemarin ada di angka 0,365 poin, menurun 0,026 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 0,391.

Menurut pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti, penurunan IKG dipicu oleh membaiknya dimensi kesehatan reproduksi. Perbaikan dimensi tersebut ditopang oleh peningkatan dua indikator.

Berita Terkait:  Soal Nasib 329 Guru Non Database, Pemprov Sudah Berjuang dengan Beragam Cara

Yaitu, kata Dwi, menurunnya proporsi perempuan yang melahirkan hidup di luar fasilitas kesehatan serta menurunnya jumlah perempuan usia 15-49 tahun yang melahirkan anak pertama sebelum usia 20 tahun.

“Perbaikan pada indikator tersebut berdampak langsung terhadap penurunan indeks ketimpangan gender,” jelas Alwi.

Berita Terkait:  Tingkatkan Penyajian Data Akurat, Rifli: Metadata Statistik Sektoral Sangat Penting

Secara regional, Provinsi Gorontalo mencatatkan prestasi membanggakan. Provinsi yang kini dipimpin Gusnar Ismail sebagai gubernur dan Idah Syahidah Rusli Habibie sebagai wakil gubernur, menduduki peringkat teratas sebagai daerah dengan IKG terendah di Pulau Sulawesi pada 2024, sejajar dengan Sulawesi Selatan, yang sama-sama mencatat nilai IKG sebesar 0,365.

“Indeks Ketimpangan Gender di Gorontalo tahun ini menjadi yang paling rendah di Sulawesi, setara dengan Sulawesi Selatan,” ujar Alwi.

Berita Terkait:  Forum LLAJ Gorontalo Gelar Rakor, Bahas Penyalahgunaan Terowongan GORR

Capaian ini melanjutkan tren positif yang telah berlangsung selama enam tahun terakhir. Sejak 2019, IKG Gorontalo terus menurun dari angka 0,457 hingga mencapai 0,365 pada 2024.

“Setiap tahun terjadi penurunan. Ini merupakan perkembangan yang menggembirakan,” tambahnya.

Berita Terkait:  Tegaskan Tidak Ada Dua Matahari, Idah: Saya Paham Posisi Saya Sebagai Wagub

Ia berharap data yang dirilis dapat menjadi bahan masukan dalam proses evaluasi dan perencanaan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Hal ini menunjukkan tren positif karena ketimpangan antara laki-laki dan perempuan semakin menurun. Semoga informasi ini berguna sebagai dasar evaluasi dan perumusan kebijakan untuk Indonesia secara umum, dan Gorontalo secara khusus,” pungkas Alwi.(Mg-10)

Berita Terkait:  Satpol PP Dampingi Komisi I Deprov Lakukan Pengawasan Tempat Hiburan Malam di Bonebol