HeadlineKabar Nusantara

Pemeriksaan Airlangga di Kejagung Ricuh, Wartawan Diancam akan Ditembak

×

Pemeriksaan Airlangga di Kejagung Ricuh, Wartawan Diancam akan Ditembak

Sebarkan artikel ini
Ricuh Wartawan
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto usai menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi CPO di Gedung Kejagung, Senin 24 Juli 2023. (Istimewa)

Hargo.co.id, JAKARTA – Insiden ricuh terjadi antara wartawan dan sejumlah orang yang mengawal Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (24/7/2023).

Berita Terkait:  Penghapusan Tenaga Honorer, Bawaslu RI: Berdampak pada Pemilu 2024

Mengutip Kumparan.com, kericuhan itu terjadi seusai Airlangga diperiksa penyidik di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung). Dalam kericuhan itu, sempat ada teriakan ancaman yang terlontar.

Airlangga diperiksa sebagai saksi korupsi CPO. Ia menjalani pemeriksaan hampir 13 jam, baru merampungkan pemeriksaan 21.10 WIB. Saat keluar pemeriksaan, Airlangga sudah ditunggu awak media.

Berita Terkait:  Maju di Pilgub Gorontalo, Tonny Uloli: Saya Ingin Mengabdi dan Ibadah

Saat diwawancarai , Airlangga mengaku sudah menjawab 46 pertanyaan penyidik. Ketum Golkar itu langsung berlalu menuju ke mobilnya.

Wartawan yang ingin menggali lebih jauh keterangan Airlangga mencoba melakukan doorstop dan mengajukan pertanyaan soal Munaslub Golkar. Ada juga sejumlah fotografer yang mengambil foto Airlangga.

Berita Terkait:  Jembatan Penghubung antar Desa di Pulubala Ambruk Diterjang Banjir

Dalam kerumunan wartawan dengan Airlangga itu, terjadi insiden saling dorong. Ketika itu, kemudian terdengar ada teriakan agar wartawan membuka jalan untuk Airlangga.

Teriakan itu kemudian disusul ancaman, ‘Gue Tembak Lo’.
Berita Terkait:  Puluhan Personel TNI Seruduk Mapolrestabes Medan, Ada Apa?

Kalimat tersebut sontak memicu wartawan. Bahkan, ada salah satu pria yang mengenakan kemeja putih yang mengikuti mobil Airlangga sempat adu mulut dengan wartawan.

Belum jelas siapa pihak yang mengancam itu. Saat keluar dari Gedung Bundar, Airlangga dikawal sejumlah orang yang diduga pengawalnya serta ada pula dari pihak Kejagung.

Berita Terkait:  Pokjar X Sespimti Polri ke-32 Tahun 2023 Laksanakan PKDN di Polda Gorontalo

Terkait insiden ini, juru bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi terkait ketidaknyamanan yang terjadi usai pemeriksaan.

“Kami berterima kasih atas kesediaan teman-teman wartawan menunggu sekitar 12 jam pemeriksaan dan kami juga mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi usai pemeriksaan,” ujar Haryo Limanseto mengutip Kumparan, Selasa (25/7/2023).

Berita Terkait:  Pilgub 2024: Survei Tinggi, TU bakal Jadi Penantang Idah dan Marten di Golkar

Haryo memastikan, bahwa pihaknya sudah melakukan klarifikasi. Ia menyatakan tidak ada protokoler Kemenko Perekonomian yang mengucapkan kata-kata tembak.

Haryo Limanseto juga menyampaikan bahwa Protokoler Kemenko Perekonomian telah memiliki SOP tersendiri dalam melaksanakan pendampingan dan dalam menjalankan tugasnya.

Berita Terkait:  Wombohe Jurnalis Diresmikan Anggota Dewan Pers Sapto Anggoro: Inspirasi Dunia Literasi

“Protokol Kemenko Perekonomian tidak dibekali dengan senjata,” ungkap Haryo.

Sementara itu, pihak Kejagung mengaku tidak mengetahui soal adanya kata-kata ‘tembak’ tersebut.

“Saya ndak denger Mas, kok bisa,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana.(*) 

Berita Terkait:  Kejari Tegaskan P-19 Kasus Pembacokan Sentral Prosedur Biasa, Bukan Bermuatan Politik

*) Artikel ini telah tayang di KUMPARAN.com, dengan judul: “Ricuh Usai Airlangga Diperiksa Kejagung, Ada Ancaman ke Wartawan ‘Gue Tembak Lo’” pada edisi Selasa, 25 Juli 2023.