Headline

Abadikan Momen Saat Pemakaman, Video Kakek Asal Duhiadaa Viral di Medsos

×

Abadikan Momen Saat Pemakaman, Video Kakek Asal Duhiadaa Viral di Medsos

Share this article
Kakek
Tangkapan layar vidio viral Opa Miko yang terekam kamera warga saat sedang mengabadikan moment pemakaman di Kecamatan Duhiadaa, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Viral, Sebuah video memperlihatkan seorang kakek asal Desa Buntulia Barat yang sedang mengabadikan moment dirinya saat hadir dalam pemakaman di Kecamatan Duhiadaa. Beredar di media sosial Tiktok, video Opa Miko ramai di media sosial Tiktok. Video tersebut sudah ditonton lebih dari 50 ribu kali dan menuai komentar positif dari netizen.

Berita Terkait:  Residivis Wanita Asal Telaga Kembali Diringkus Polisi: Dulu Kasus Pencurian, Kini TPPO

Diketahui, kakek viral itu adalah Miko Ilahude (52), kakek yang berprofesi sebagai Imam Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa. Selain sebagai Imam Desa, Opa Miko juga sesekali bekerja sebagai petani.

Saat disambangi di kediamanya, Opa Miko mengaku jika dirinya selalu merekam video

di setiap kegiatannya agar sang Istri Namida Dama, bisa melihat siapa saja yang hadir dalam hajatan yang dihadirinya.

Berita Terkait:  Satu Terduga Pelaku Judi Sabung Ayam di Gorut Mengaku Dianiaya Polisi

“Kalau pulang dari pemakaman, doa atau pesta-pesat begitu istri saya selalu tanya kalau ramai, siapa saja yang datang (pejabat). Saya bilang ada pak Camat, Anggota DPRD, istri saya mau lihat buktinya, jadi saya selalu vidiokan,” tutur Miko, Rabu (04/10/2023).

Lanjut, kata Miko, video tersebut juga ia gunakan sebagai pengingat kepada dirinya

dan keluarga bahwa setiap manusia akan diperhadapkan pada kematian.

Berita Terkait:  Lima Warga Diringkus Polisi Gegara Main Judi Remi, Dua Diantaranya ASN

“Dari pada saya video hal-hal lain, mendingan saya video kegiatan saya saat pemakaman. Karena bisa jadi pengingat untuk saya dan keluarga, bahwa kematian akan selalu datang pada kita,” tandasnya.

Selain sebagai Imam, Opa Miko juga berprofesi sebagai petani penggarap yang saat ini juga diakuinya mengalami kesulitan akibat dampak kekeringan yang melanda beberapa bulan ini.(*) 

Berita Terkait:  Seorang SPG Nekat Akhiri Hidup dengan Membakar Diri

Penulis: Riyan Lagili