Hargo.co.id, GORONTALO – Angka stunting di Kota Gorontalo diyakini bisa turun hingga dibawah 14 persen, sebagaimana target dari pemerintah pusat.
Keyakinan ini sebagaimana diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid ketika diwawancarai sejumlah media usai mewakili Wali Kota Gorontalo, Marten Taha membuka rapat koordinasi (Rakor) tim percepatan penurunan stunting yang dirangkaikan dengan rembuk stunting tingkat kota Gorontalo, Kamis (14/3/2024).
“Kamiyakin persentase stunting di Kota Gorontalo bisa turun hingga dibawah 14 persen,” tegas Sekda Ismail.
Keyakinan Sekda Ismail cukup beralasan. Bagaimana tidak, angka stunting di Kota Gorontalo dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Bahkan, penurunannya sangat signifikan.
“Alhamdulillah, stunting di Kota Gorontalo ini tren penurunannya luar biasa bagus, karena dari angka 26,5 persen di tahun 2021, turun menjadi 19,1 persen di tahun 2022. Insya Allah kalau dilihat dari tren itu bisa mencapai dengan target yang ditentukan oleh pemerintah pusat,” jelas Sekda Ismail.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Eladona Oktamina Sidiki melaporkan bahwa untuk data stunting Kota Gorontalo tahun 2023, pihaknya masih menunggu rilis data dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Pusat.
Pada kegiatan itu, Sekda Ismail juga mengukuhkan pengurus cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kota Gorontalo periode 2024-2028.
Berikut nama pengurus IPeKB Kota Gorontalo, Ketua Umum, Farael Fira Feronika Abdullah, Wakil Ketua,
Sukiman Ahaya, Sekretaris Umum Aulya Rahman, Wakil Sekretaris, Nurhijrianti Hasan, Bendahara Umum, Merdi R. Buheli, Wakil Bendahara, Faradila Moha.(*)
Penulis: Kharisma Aulia/Mahasiswa Magang UNG
Editor: Rendi Wardani Fathan












