Kab. Bone Bolango

Sekda Bonbol Tekankan Pentingnya Peran Keluarga dalam Mendorong Literasi Anak

×

Sekda Bonbol Tekankan Pentingnya Peran Keluarga dalam Mendorong Literasi Anak

Share this article
Sekda Bonbol Tekankan Pentingnya Peran Keluarga dalam Mendorong Literasi Anak
Sekda Bone Bolango, Iwan Mustafa, menutup resmi rangkaian Bimtek Membaca Nyaring yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bone Bolango, Kamis (19/6/2025). (Foto: Saraswati Usman/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustafa, menegaskan bahwa gerakan literasi harus dimulai dari rumah, dengan peran aktif orang tua sebagai teladan membaca bagi anak-anak.

Berita Terkait:  Seorang Warga Bone Bolango Meninggal Dunia Diduga Akibat DBD

Hal ini disampaikan Iwan saat menutup kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) membaca nyaring yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bone Bolango, Kamis (19/6/2025).

“Kita ingin budaya literasi ini hidup dan tumbuh dari lingkungan keluarga. Keteladanan adalah kunci. Satu tindakan membaca dari orang tua akan jauh lebih berdampak dibanding seribu nasihat,” ujar Iwan di hadapan peserta bimtek.

Berita Terkait:  Program BPJS For 100 Pekerja Rentan Tiap Desa Harus Dikawal

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam membangun kebiasaan membaca serta menumbuhkan kecintaan terhadap buku sejak dini.

Bimtek membaca myaring ini, berlangsung selama tiga hari, sejak 17 hingga 19 Juni 2025, bertempat di Gedung Lantai 2 Perpustakaan Daerah Bone Bolango.

Berita Terkait:  Asah Skill KIM Desa Monano, Dinas Kominfo Bone Bolango Gelar Pelatihan

Pesertanya terdiri dari guru, pustakawan, pegiat literasi, dan orang tua. Kegiatan hari terakhir ditutup secara resmi oleh Sekda sebagai bentuk dukungan penuh terhadap gerakan literasi daerah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bone Bolango, Samsia Melu, menjelaskan bahwa tujuan utama bimtek ini adalah untuk memperkenalkan praktik membaca nyaring kepada keluarga, satuan pendidikan, serta masyarakat luas.
Berita Terkait:  Pemkab Bone Bolango Siap Sukseskan PIN Polio 2024

Selain untuk meningkatkan minat baca anak, membaca nyaring juga berfungsi sebagai pendekatan emosional antara anak dan pendamping baca.

Selama Bimtek, peserta menerima materi teori sekaligus praktik langsung. Mereka dilatih memilih buku sesuai usia anak, mengatur intonasi suara, membangun ekspresi yang menarik, serta berinteraksi secara aktif selama membaca. Para peserta pun terlihat antusias dalam mempraktikkan langsung metode yang telah diajarkan.

Berita Terkait:  Inflasi Mampu Dikendalikan, Pemkab Bone Bolango Terima DIF Senilai Rp 5,8 Miliar

Samsia juga menyampaikan bahwa peserta dibagi dalam tiga kategori: hari pertama untuk orang tua dengan anak usia PAUD dan SD awal, hari kedua untuk guru PAUD dan SD kelas rendah, dan hari terakhir untuk pustakawan dan pegiat literasi.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan masing-masing dan menjadi bagian dari kebiasaan harian,” ungkapnya.

Berita Terkait:  SOP Pertambangan Diserahkan ke Pj Gubernur, Anak-anak dan Perempuan Dilarang Masuk Lokasi

Penutupan Bimtek ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menghidupkan budaya baca di Kabupaten Bone Bolango. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkomitmen melanjutkan program-program literasi lainnya yang menyasar berbagai kalangan. Literasi bukan lagi sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk mencerdaskan generasi. (Mg-06/Mg-09/Mg-11/Mg-12)