Gorontalo

Idah Sebut, Kegiatan Pramuka Wadah Pembentukan Karakter

×

Idah Sebut, Kegiatan Pramuka Wadah Pembentukan Karakter

Share this article
Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie ketika fose bersama anggota pramuka Olongia Wapidalapa/Mbu’i Layolobunggo, Gugus Depan 02-423/02-424. (Foto: Saraswati Usman/Mahasiswi magang UNG)
Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie ketika fose bersama anggota pramuka Olongia Wapidalapa/Mbu’i Layolobunggo, Gugus Depan 02-423/02-424. (Foto: Saraswati Usman/Mahasiswi magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Idah Syahidah menegaskan bahwa kepramukaan bukan hanya sekadar kegiatan luar ruangan, tetapi merupakan wadah pembentukan karakter yang kuat, mandiri, serta mampu beradaptasi dengan zaman.

Berita Terkait:  Bedah Jantung Terbuka di RSAS, Gubernur: Langkah Penting Dekatkan Layanan Kesehatan

Ini ditegaskan Wagub Idah Syahidah saat menghadiri kegiatan penerimaan tamu ambalan (PTA) 2025 yang diselenggarakan oleh Ambalan Olongia Wapidalapa/Mbu’i Layolobunggo, Gugus Depan 02-423/02-424, pangkalan SMKS Bina Mandiri Bone Bolango, Kamis (17/7/2025).

“Anak pramuka itu tidak boleh cengeng, tidak boleh mudah putus asa. Ilmu pramuka itu adalah ketegaran, semangat, dan mental yang tidak mudah goyah. Hal-hal seperti ini sangat bermanfaat untuk masa depan,” tegas Idah Syahidah di hadapan peserta.

Berita Terkait:  Pemprov Gorontalo Dorong Aksi Nyata Tekan Stunting

Menghadapi era digital dan dominasi generasi Z, Idah juga menekankan pentingnya menjadi Remaja Cakap Digital. Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh generasi muda saat ini.

“Zaman kalian tidak bisa kami samakan dengan zaman kami dulu. Tapi itu bukan alasan untuk tidak menjadikan nilai-nilai lama sebagai panutan. Kalian harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan menggunakan teknologi dengan bijak,” ujar Idah Syahidah.

Berita Terkait:  Cabai Rawit, Beras, Rokok dan Tomat Pengaruhi Inflasi Kota Gorontalo

Tak hanya berbicara soal digitalisasi, Wakil Gubernur juga menyoroti pentingnya kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana pembinaan karakter siswa. Ia berharap kegiatan seperti pramuka dapat terus berlangsung setiap minggu dan menjadi budaya positif di sekolah.

Lebih lanjut, Idah Syahidah menyampaikan keprihatinannya terhadap isu perundungan atau bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Dia juga memberikan pesan khusus kepada peserta pramuka untuk tidak takut menghadapi perundungan, melainkan menjawabnya dengan prestasi.

Berita Terkait:  Dorong Legalitas Tambang Rakyat Pohuwato, Pemprov Percepat Skema IPR

“Jika kalian dibully, kuatkan mental. Lawan bullying itu dengan prestasi—tidak hanya prestasi akademik, tapi juga skill yang kalian miliki. Gunakan talenta kalian untuk mengantar kalian menuju kesuksesan,” pesan Idah Syahidah menutup sambutannya.

Sementara itu, Kamabigus SMKS Bina Mandiri Bone Bolango, Sri Meilan Hippi, dalam sambutannya memperkenalkan profil sekolah yang masih tergolong baru namun telah menunjukkan capaian membanggakan. SMK ini berdiri sejak Desember 2020 dan mulai aktif mengajar pada Juli 2021, serta berhasil meraih akreditasi A pada tahun 2024.

Berita Terkait:  Efisiensi Anggaran, Gubernur Gusnar Minta Kepala OPD Berbagi Kendaraan Dinas

Kegiatan yang mengusung tema “Menjunjung Tinggi Tali Kebersamaan, Membentuk Pribadi yang Mandiri, dan Berani Berekspresi” ini diikuti oleh 50 peserta PTA yang sebelumnya telah mengikuti rangkaian kegiatan kepramukaan selama tiga hari. (Mg-05/Mg-07)