Gorontalo

Bedah Jantung Terbuka di RSAS, Gubernur: Langkah Penting Dekatkan Layanan Kesehatan

×

Bedah Jantung Terbuka di RSAS, Gubernur: Langkah Penting Dekatkan Layanan Kesehatan

Share this article
Bedah Jantung Terbuka di RSAS, Gubernur_ Langkah Penting Dekatkan Layanan Kesehatan
Press conference bedah jantung terbuka perdana di Gorontalo yang dibuka oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, Senin (15/12/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan operasi bedah jantung terbuka perdana yang dilaksanakan di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Pemkab Pohuwato Didorong Tuntaskan PKKPR, IPR Dengilo Tinggal Selangkah Lagi

Ia menilai keberhasilan tersebut sebagai langkah penting dalam mendekatkan layanan kesehatan jantung kepada masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan rujukan ke luar daerah.

“Tadi saya barusan meninjau pasien pasca bedah jantung terbuka, yang dilaksanakan oleh tim dokter RSUD Aloei Saboe bekerja sama dengan dokter dari RS Jantung Harapan Kita dari Jakarta. Alhamdulillah pasiennya sekarang dalam keadaan baik dan tadi sempat berkomunikasi dengan saya,” kata Gusnar Ismail saat meninjau pasien pasca operasi, Senin (15/12/2025).

Berita Terkait:  Satu Delegasi Gorontalo Lolos Seleksi PPAN, Dispora: Bukti Nyata Pemuda Kita Berdaya Saing

Menurut Gusnar, keberadaan layanan bedah jantung terbuka di Gorontalo menjadi kabar baik bagi masyarakat

yang selama ini harus dirujuk ke rumah sakit di luar provinsi untuk mendapatkan penanganan serupa.

Berita Terkait:  Pj Gubernur Apresiasi Pembaiatan dan Sunatan Massal YAPHARA

“Artinya kalau ada yang mau operasi bedah jantung, kini tidak lagi dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita,

tapi sekarang sudah bisa dilakukan di Gorontalo,” ujarnya.

Berita Terkait:  Warga Wongkaditi Timur Nikmati Pasar Murah Pemprov Gorontalo

Gubernur menyebut, layanan tersebut merupakan bagian dari program nasional pemerintah pusat dalam pemerataan fasilitas kesehatan di daerah.

Ia berharap layanan bedah jantung terbuka di RSUD Aloei Saboe dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Berita Terkait:  AMFC 2023 di Gorontalo Dibatalkan, Kenapa?

“Ini merupakan program nasional yang diprogramkan oleh Presiden, agar setiap rumah sakit di provinsi memiliki fasilitas pelayanan operasi bedah jantung terbuka,” kata Gusnar.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, yang mengikuti kegiatan secara virtual,

Berita Terkait:  Airlangga Hartarto Apresiasi Program Recak Digital Diskominfotik Gorontalo

menegaskan bahwa pemerataan layanan jantung menjadi kebutuhan mendesak secara nasional mengingat tingginya angka kematian akibat penyakit jantung.

“Setiap tahun sekitar 260 ribu orang meninggal karena penyakit jantung. Artinya, kurang lebih setiap dua menit satu orang meninggal. Karena itu, layanan jantung harus tersedia dan dekat dengan masyarakat,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Berita Terkait:  Lepas Kirab Bendera Pusaka 23 Januari, Sila: Tumbuhkan Semangat Nasionalisme dari Perjuangan Nani Wartabone

Menteri Kesehatan menjelaskan bahwa penanganan serangan jantung sangat bergantung pada kecepatan tindakan medis. Keterlambatan penanganan akan sangat berpengaruh terhadap peluang keselamatan pasien.

“Kalau serangan jantung tidak ditangani cepat, terutama dalam beberapa jam pertama, risikonya sangat besar. Itulah alasan layanan jantung harus ada di daerah, bukan hanya di kota besar,” ujarnya.

Berita Terkait:  Cek Pasar dan Distributor, Gubernur Jamin Harga dan Pasokan Bahan Pokok Aman Hingga Idulfitri

Keberhasilan operasi bedah jantung terbuka perdana ini menempatkan Gorontalo sebagai salah satu provinsi yang telah memiliki layanan bedah jantung terbuka.(Alw)