Kab. Gorontalo

Waspada Tsunami, Warga Kecamatan Bilato Mulai Mengungsi

×

Waspada Tsunami, Warga Kecamatan Bilato Mulai Mengungsi

Share this article
Waspada Tsunami, Warga Kecamatan Bilato Mulai Mengungsi
Sejumlah warga di Kecamatan Bilato mulai mengungsi ke daerah ketinggian.

Hargo.co.id, GORONTALO – Peringatan dini terkait bahaya tsunami akibat gempa 8.6 di Rusia, membuat sejumlah warga yang berada di dekat pesisir pantai mulai mengungsi, Rabu (30/7/2025).

Berita Terkait:  SPIP Harus jadi Elemen dari Budaya Kerja

Seperti warga yang ada di sejumlah desa di Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo terlihat mulai mengungsi sejak adanya peringatan dini. Mereka mengungsi dilokasi yang aman, seperti di wilayah ketinggian serta rumah-rumah keluarga yang agak jauh dari pesisir pantai.

“Dari pagi so ada peringatan yang menyebar di grup-grup whatsapp, juga so ada instruksi dari pemerintah, sehingga kami pun segera mencari lokasi yang aman,” ungkap Suleman Thaib salah seorang warga di Desa Lobuto Kecamatan Bilato.

Berita Terkait:  Lima Pilar Jadi Fondasi Pembangunan Kabupaten Gorontalo 20 Tahun Mendatang

Sementara itu, Camat Bilato Rahmad Sutojo saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dikatakan Rahmat, sejak peringatan tsunami, pemerintah kecamatan sudah memerintahkan sejumlah desa yang berada di pesisir pantai untuk mengarahkan warganya ke area yang aman.

Sejumlah warga di Kecamatan Bilato mulai mengungsi ke daerah ketinggian.
Sejumlah warga di Kecamatan Bilato mulai mengungsi ke daerah ketinggian. [irp]
“Ada sejumlah titik yang memang dikhawatirkan sehingga warga sudah diinstruksikan untuk mengungsi,” ungkap Rahmad.

Dia menambahkan, ada empat desa yang berada dekat dengan pesisir pantai. Warga di wilayah tersebut, memilih mengungsi di ketinggian, yakni Desa Taulaa, Pelehu, Ilomata dan Bilato.

Berita Terkait:  Treasury Award 2025, Pemkab Gorontalo Borong Tiga Penghargaan

“Hingga saat ini mereka masih berada di wilayah pengungsian,

walaupun memang status waspada tsunami sudah dicabut tetapi warga masih takut pulang,

Berita Terkait:  Bupati Sofyan Gerak Cepat Tangani Musibah Bencana Alam di Dua Kecamatan

karena kondisi air laut masih surut sementara biasanya mulai sore hari air sudah pasang bukan surut seperti saat ini,” ungkap Rahmad.

Ia berharap semoga tidak akan terjadi seperti yang diprediksikan oleh BMKG,

Berita Terkait:  Komit Sukseskan Pilkada, Pemkab Gorontalo Alokasikan Dana Rp. 42 Miliar

namun begitu warga tetap diminta untuk tetap tenang tidak panik namun tetap waspada.(Deice)