Hargo.co.id, GORONTALO – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Gorontalo menggelar sosialisasi kebijakan Asisten Deputi (Asdep) Sentra Pembinaan Olahragawan Muda (SPOM) di Aula Dispora Provinsi Gorontalo, Kamis (21/8/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, serta menghadirkan narasumber dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Acara diikuti oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo bersama unsur pelatih.
Fokus sosialisasi adalah penguatan ekosistem pembinaan olahraga melalui kebijakan Asdep SPOM, termasuk pengembangan SPOBDA, PPLP, KKO, SKO, serta sentra pembinaan lainnya.
Dalam sambutannya, Danial Ibrahim menegaskan pentingnya sinkronisasi program pusat dan daerah agar pembibitan atlet sejak usia dini dapat berjalan berjenjang, berkesinambungan, dan bermuara pada prestasi nasional.
“Apalagi saat ini Provinsi Gorontalo telah menetapkan Pergub Nomor 13 Tahun 2025 tentang DOD (Desain olahraga daerah),
yang selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan SK Gubernur terkait peta jalan DOD,” ujar Danial.
Usai pembukaan, Tim Kemenpora RI memaparkan garis besar kebijakan, mekanisme pembinaan,
serta strategi monitoring dan evaluasi untuk menjamin mutu program pembinaan olahraga di daerah.
Pada kegiatan itu, panitia juga mengadakan sesi diskusi yang banyak membahas sejumlah isu strategis, yang menjadi tantangan daerah.
Diantaranya, ketersediaan sarana dan prasarana olahraga, peningkatan kualitas SDM pelatih,
pola rekrutmen dan seleksi atlet berbakat, dukungan pendanaan yang efektif dan berkelanjutan.
Adapun hasil dari kegiatan, yakni menyelaraskan rencana kerja provinsi dan kabupaten/kota dalam pembinaan atlet berbakat,
memetakan kebutuhan pelatih, fasilitas, dan sentra pembinaan per wilayah,
menyusun rencana tindak lanjut (RTL) implementasi kebijakan Asdep SPOM di Gorontalo.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan ajakan untuk memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan,
agar pembinaan olahraga di Gorontalo semakin terarah, terukur, dan berdampak nyata pada
peningkatan prestasi atlet daerah.(Rls)












