Gorontalo

PENAS XVII Dongkrak Ekonomi Gorontalo, Transaksi UMKM Tembus Rp1,66 Miliar

×

PENAS XVII Dongkrak Ekonomi Gorontalo, Transaksi UMKM Tembus Rp1,66 Miliar

Share this article
PENAS XVII Dongkrak Ekonomi Gorontalo, Transaksi UMKM Tembus Rp1,66 Miliar
Penyanyi religi nasional Opick yang turut menghadiri penutupan pelaksanaan PESONA-SERLIGO 2026. (Foto: Nova Diskominfotik Provinsi Gorontalo).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII tidak hanya menjadi ajang temu nasional bagi pelaku sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga memberikan efek berganda terhadap perekonomian Gorontalo.

Berita Terkait:  PENAS XVII: Kemenhub Siap Support Armada Darat dan Udara, Hasil Lobi Gusnar

Salah satu indikatornya terlihat dari lonjakan transaksi pada gelaran Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo dan Sinergi Akselerasi Digitalisasi Gorontalo (PESONA-SERLIGO) 2026.

Kegiatan yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) itu berhasil mencatat nilai transaksi sebesar Rp1,66 miliar hingga hari terakhir pelaksanaan. Angka tersebut meningkat 41,7 persen dibandingkan capaian pada tahun sebelumnya.

Berita Terkait:  Ratusan Ribu Warganya Ketiban Bantuan, Gubernur Gusnar: Terima Kasih Pak Prabowo

PESONA-SERLIGO 2026 yang berlangsung sejak 19 hingga 22 Juni di kawasan Taman Budaya Limboto menjadi salah satu agenda pendukung PENAS XVII yang sukses menarik perhatian masyarakat maupun peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Penutupan kegiatan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, Senin (22/6/2026).

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, Bambang Satya Permana, menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat tinggi.

Berita Terkait:  Koperasi Merah Putih Kini Hadir di Desa Talango dan Desa Bualo Gorut

Sebanyak 154 pelaku UMKM dan usaha berbasis syariah turut ambil bagian dengan menampilkan beragam produk unggulan mulai dari fesyen muslim, kerajinan tangan hingga produk olahan pangan bersertifikat halal.

Tidak hanya transaksi yang meningkat, jumlah pengunjung juga melonjak tajam. Sepanjang empat hari pelaksanaan, tercatat 27.306 orang mengunjungi lokasi kegiatan atau meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Berita Terkait:  Upaya Memaksimalkan Perekaman KTP di SMA Sederajat Perlu Kerjasama Dinas Terkait

“PESONA-SERLIGO tahun ini menjadi bagian dari dukungan Bank Indonesia terhadap suksesnya PENAS XVII. Tingginya angka kunjungan menunjukkan bahwa produk-produk UMKM Gorontalo memiliki daya tarik yang kuat dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Bambang.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa sektor UMKM terus menunjukkan perkembangan positif.
Berita Terkait:  Sukses Tekan Stunting dan Tingkatkan CKG, Gubernur Gusnar Apresiasi Nakes Gorontalo

Menurutnya, meningkatnya transaksi penjualan merupakan hasil dari inovasi, kreativitas, dan kemampuan pelaku usaha

dalam memanfaatkan momentum hadirnya ribuan peserta PENAS XVII di Gorontalo.

Berita Terkait:  Kolaborasi GI-RH Beri Cahaya For Gorontalo Maju dan Sejahtera

“Kenaikan transaksi yang mencapai lebih dari 40 persen menjadi sinyal positif bahwa UMKM Gorontalo semakin berkembang dan mampu memanfaatkan peluang pasar dengan baik,” ungkap Wagub Idah.

Meski demikian, Wagub Idah mengingatkan para pelaku usaha agar tidak cepat berpuas diri.

Berita Terkait:  Hari Kedua Idulfitri, Penjagub Kedatangan 4 Bupati hingga KPU-Bawaslu Provinsi Gorontalo

Ia meminta UMKM terus meningkatkan kualitas produk, menjaga konsistensi produksi, serta memperkuat aspek legalitas usaha,

termasuk sertifikasi halal yang kini menjadi salah satu kebutuhan penting dalam memperluas akses pasar.

Berita Terkait:  Dukcapil PMD Pastikan Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Berlangsung Objektif

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan PESONA-SERLIGO harus menjadi titik awal untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan digital di Gorontalo.

Berbagai jejaring, kemitraan, serta peluang usaha yang tercipta selama kegiatan berlangsung

Berita Terkait:  Kadis Dukcapil PMD Provinsi Gorontalo Apresiasi Program Motabi Kambungu

diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku usaha lokal.

Meski rangkaian kegiatan resmi berakhir, stan-stan UMKM di kawasan Taman Budaya Limboto tetap beroperasi selama pelaksanaan PENAS XVII berlangsung.

Berita Terkait:  Jamaah Tabligh "Alumni" Ijtima Gowa Mulai Diisolasi di Asrama Haji

Keberadaan stan tersebut diharapkan terus menjadi ruang promosi bagi produk unggulan Gorontalo

sekaligus memperluas peluang transaksi dengan para peserta dan pengunjung dari berbagai daerah.(Awl) 

Berita Terkait:  PENAS XVII: Kemenhub Siap Support Armada Darat dan Udara, Hasil Lobi Gusnar