Hargo.co.id, GORONTALO – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, melakukan monitoring langsung di Asrama Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat Daerah (SPOBDA).
Kunjungan ini memastikan ekosistem pembinaan atlet berjalan terstandar, terukur, dan berkelanjutan.
SPOBDA saat ini membina 8 cabang olahraga pendidikan, yakni atletik, karate, taekwondo, pencak silat, sepak takraw, anggar, tenis meja, dan renang. Seluruh proses pembinaan dilaksanakan secara berjenjang, dengan mengedepankan sport science, nutrisi, recovery, serta pola asrama.
“Monitoring ini penting agar pembinaan atlet berlangsung disiplin dan efektif. Target kita bukan hanya medali, tetapi juga pembentukan karakter unggul dan prestasi yang berkelanjutan,” ujar Danial Ibrahim.
Implementasi Asta Cita dan Pergub DOD
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita ke-4 Presiden RI tentang pembangunan SDM unggul, serta tindak lanjut dari Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Desain Olahraga Daerah (DOD) yang ditetapkan oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Seluruh program SPOBDA dijalankan dalam kerangka olahraga pendidikan, sebagaimana ditegaskan dalam UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.
Undang-undang ini menempatkan olahraga pendidikan sebagai wahana pengembangan potensi individu secara jasmani, rohani, kognitif, afektif, dan psikomotorik.
“Dengan DOD sebagai peta jalan, SPOBDA menjadi lokomotif pembinaan olahraga pendidikan di Gorontalo. Dampaknya kita arahkan langsung untuk mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) dan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP),” tambah Danial.
Danial juga menegaskan, komitmen kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, KONI, induk cabang olahraga, perguruan tinggi, serta orang tua atlet.
Sinergi ini diyakini akan memperkuat pembinaan dari hulu ke hilir secara berkesinambungan.
Tentang SPOBDA Gorontalo
SPOBDA adalah sentra asrama pembinaan atlet potensial di Provinsi Gorontalo yang fokus pada pengembangan talenta usia sekolah.
Dengan konsep pembinaan berbasis sport science, pendidikan karakter, dan tata kelola akuntabel,
SPOBDA diharapkan menjadi pusat lahirnya atlet unggul sekaligus berkontribusi pada pembangunan pemuda dan peningkatan daya saing daerah.(Rls)












