Gorontalo

Green Tumbilotohe, Upaya Merawat Tradisi Tanpa Mengabaikan Lingkungan

×

Green Tumbilotohe, Upaya Merawat Tradisi Tanpa Mengabaikan Lingkungan

Share this article
Green Tumbilotohe, Upaya Merawat Tradisi Tanpa Mengabaikan Lingkungan
Pencanangan Festival Green Tumbiltohe oleh Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, Rabu (26/3/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menggelar festival Malam Tumbilotohe yang mengusung tema “Green Tumbilotohe: Kreativitas Berbalut Tradisi”, yang berfokus pada keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Berita Terkait:  Pemprov Sukses Gelar GHM 2024, UMKM hingga Pariwisata Kecipratan Untung

Pencanangan festival ini berlangsung di Rumah Marley, Kelurahan Siendeng, Kota Gorontalo, Rabu (26/3/2025), oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.

Dalam sambutannya, Idah menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara tradisi dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Berita Terkait:  Gorontalo Siap Jadi Tuan Rumah PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026

“Tema Tumbilotohe tahun ini menitikberatkan pada aspek keberlanjutan dengan penggunaan sumber energi terbarukan dan material ramah lingkungan. Kita berharap tradisi ini tetap terjaga tanpa mengabaikan tanggung jawab kita terhadap alam,” ujar Idah Syahidah.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Dr. Aryanto Husain,

Berita Terkait:  ASN Perempuan Ingin jadi Pejabat di Pemprov, Idah: Harus Kantongi Izin Keluarga

turut mengimbau masyarakat untuk beralih dari penggunaan bahan bakar minyak tanah ke minyak kelapa,

sebagai upaya mengurangi emisi karbon dalam melaksanakan tumbilotohe.

Berita Terkait:  Dispora Provinsi Gorontalo Gelar Bimtek PKPMD

“Jika kita terus menggunakan minyak tanah, maka kegiatan ini akan menyumbang emisi karbon yang cukup besar. Oleh karena itu, pemerintah mendorong penggunaan minyak kelapa sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Festival Green Tumbilotohe 2025 juga menghadirkan berbagai kegiatan, seperti pemasangan lampu tradisional, bazar UMKM, serta pertunjukan seni Islami. Acara ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, komunitas budaya, serta berbagai organisasi lingkungan.

Berita Terkait:  HLM TP2DD Provinsi Gorontalo, Dorong Percepatan Digitalisasi Keuangan Daerah

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang hadir untuk menyaksikan pencanangan festival.

Banyak diantara mereka yang berharap acara ini tetap menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.(MG-01/MG-03) 

Berita Terkait:  KUA-PPAS APBD 2027 Resmi Masuk Deprov Gorontalo