Gorontalo

Proyek Revitalisasi SMPN 3 Telaga Diresmikan, Dorong Kualitas Pendidikan dan Ekonomi Lokal

×

Proyek Revitalisasi SMPN 3 Telaga Diresmikan, Dorong Kualitas Pendidikan dan Ekonomi Lokal

Share this article
Proyek Revitalisasi SMPN 3 Telaga Diresmikan, Dorong Kualitas Pendidikan dan Ekonomi Lokal
Wamen Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Atif Latipulhayat didampingi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah ketika menandatangani prasasti tanda diresmikannya proyek Revitalisasi SMPN 3 Telaga, Selasa (29/4/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah resmi meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di Provinsi Gorontalo melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Berita Terkait:  IKAMA dan Forjatim Gorontalo Gelar Silaturahmi

Mengusung tema “Wujudkan Sekolah Asri”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.

Peresmian yang berlangsung pada Selasa (28/04/2026) tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atif Latipulhayat.

Berita Terkait:  Ratusan SPPG Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan Dapur Guna Penuhi Gizi Makan Gratis

Turut hadir Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, perwakilan Bupati Gorontalo, serta sejumlah pejabat dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan penyambutan adat khas Gorontalo yang memberikan kesan mendalam bagi para tamu undangan.

Berita Terkait:  Bangun Gorontalo, RG dan GI Sepakat Lepas Baju Partai

Dalam sambutannya, Atif menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat, termasuk suguhan kuliner khas seperti ikan tuna dan nike.

Dalam pidatonya, Atif menegaskan bahwa revitalisasi ini merupakan bagian dari program prioritas nasional yang berfokus pada perbaikan sarana pendidikan.

Berita Terkait:  Sofian Ibrahim Resmi Jabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo

Ia menyoroti masih banyaknya bangunan sekolah yang belum tersentuh perbaikan sejak program pembangunan sebelumnya, sehingga kondisinya tidak lagi layak.

“Tidak mungkin kita mencapai kualitas pendidikan yang baik jika sarana fisiknya tidak memadai. Sekolah harus aman, sehat, dan nyaman sebagai tempat belajar,” ujarnya.

Berita Terkait:  225 Warga di Boliyohuto Terima Bantuan Pangan dari Pemprov

Pemerintah, lanjutnya, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk program revitalisasi pendidikan.

Melalui skema swakelola oleh masing-masing satuan pendidikan, jumlah sekolah yang berhasil direvitalisasi meningkat menjadi 16.171 satuan pendidikan.

Berita Terkait:  Gusnar-Idah Mutasi 268 Pejabat Eselon III dan IV

Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Pelibatan langsung pihak sekolah dalam pengelolaan anggaran dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi lokal sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap fasilitas yang dibangun.

Berita Terkait:  Gusnar-Idah Semangati Anggota Paskibra Tahun 2025

Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan revitalisasi sekitar 11 ribu satuan pendidikan, dengan prioritas pada daerah bencana dan wilayah 3T, termasuk sejumlah wilayah di Gorontalo.

Bahkan, secara nasional, Presiden menargetkan peningkatan hingga 71 ribu satuan pendidikan.

Berita Terkait:  Aktivasi IKD Bakal jadi Syarat Pengurusan Administrasi Kependudukan

Pada kesempatan itu, Atif juga mengingatkan pentingnya perawatan fasilitas yang telah direvitalisasi agar tetap bersih, nyaman, dan berkelanjutan.

Ia berharap seluruh pihak, termasuk masyarakat, dapat berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekolah.

Berita Terkait:  Bertambah Lima, Total 49 Budaya Gorontalo Ditetapkan Jadi WBTB Indonesia

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang asri, aman, sehat, dan nyaman,

serta mampu melahirkan generasi unggul di masa depan.(Mg-01) 

Berita Terkait:  Transportasi Diperkuat, Gorontalo Siap Sambut Ribuan Peserta PENAS XVII 2026