Gorontalo

Pani Gold Mine Siapkan Rp21,63 Miliar untuk PPM 2026, Gubernur Gusnar Tekankan Soal Tali Asih

×

Pani Gold Mine Siapkan Rp21,63 Miliar untuk PPM 2026, Gubernur Gusnar Tekankan Soal Tali Asih

Share this article
Pani Gold Mine Siapkan Rp21,63 Miliar untuk PPM 2026, Gubernur Gusnar Tekankan Soal Tali Asih
Suasana pemaparan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 milik Pani Gold Mine, Selasa (14/4/2026), di Ruang Huyula, Kantor Gubernur Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar rapat pemaparan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 milik Pani Gold Mine, Selasa (14/4/2026), di Ruang Huyula, Kantor Gubernur Gorontalo.

Berita Terkait:  Kukuhkan Forum Kompak, Penjagub: Banggalah Jadi Penyuluh Antikorupsi

Agenda ini menjadi tindak lanjut atas laporan realisasi investasi sektor pertambangan serta RKAB yang telah mengantongi persetujuan dari Kementerian ESDM RI.

Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail didampingi Wakil Gubernur, Idah Syahidah Rusli Habibie Sekda Sofian Ibrahim, pimpinan OPD terkait, serta jajaran manajemen perusahaan.

Berita Terkait:  Bantu Korban Banjir, Pemprov Gorontalo Siapkan Dapur Umum untuk Warga

Dalam pemaparannya, Pani Gold Mine menegaskan komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3),

penyelesaian kewajiban PNBP, serta pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Berita Terkait:  Pemprov Gorontalo Digitalisasi Aset Daerah, Ribuan Barang akan Dipasang Barcode

Untuk tahun 2026, perusahaan mengalokasikan dana sebesar 1.250.000 dolar AS dan 102.989 dolar AS atau setara Rp21,63 miliar (kurs Rp16.000).

Anggaran tersebut akan difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat,

Berita Terkait:  Gubernur dan Wagub Terpilih Ikut Gladi Kotor Pelantikan

pengelolaan lingkungan, serta pelestarian sosial budaya di wilayah sekitar tambang.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dalam arahannya menekankan pentingnya inventarisasi potensi pendapatan asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan.

Berita Terkait:  Idah Sebut, Kegiatan Pramuka Wadah Pembentukan Karakter

Ia meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo terlibat aktif untuk memastikan kontribusi sektor ini dapat dimaksimalkan.

Selain itu, Gusnar Ismail juga menyoroti optimalisasi pajak kendaraan operasional perusahaan,

Berita Terkait:  Penjagub Minta Kantor Dinas di Lingkungan Pemprov Lebih Ramah Disabilitas

serta pemanfaatan bahan bakar dan air permukaan dalam proses produksi.

Menurutnya, dua sektor tersebut memiliki potensi besar dalam mendongkrak penerimaan daerah jika dikelola secara tertib, transparan, dan terintegrasi.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Lobi Kemenpora, Dorong Revitalisasi Sport Center Limboto untuk PENAS XVII

Tak hanya itu, Gubernur Gusnar Ismail turut mengingatkan perusahaan agar segera menuntaskan pembayaran tali asih kepada penambang rakyat yang masih tersisa.

Ia menegaskan, hal tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam kerangka program PPM.

Berita Terkait:  Gusnar Rampungkan Penataan OPD, 67 Pejabat Pemprov Dilantik dan Dikukuhkan

Di akhir arahannya, Gubernur Gusnar Ismail menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan program PPM harus mengacu pada dokumen RKAB yang telah disetujui,

serta selaras dengan blueprint PPM Pemerintah Provinsi Gorontalo. 

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Ajak JICA Turut Serta Selamatkan Danau Limboto

Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,

baik bagi masyarakat di sekitar lingkar tambang maupun masyarakat Gorontalo secara luas.(Rls) 

Berita Terkait:  Pencanangan HUT ke-80 RI yang Digelar Pemprov Gorontalo Berdampak Positif Bagi Publik