AdvertorialKota Gorontalo

Pemkot bakal Kebagian Bantuan Mobil Damkar dari Korea dan Jepang

×

Pemkot bakal Kebagian Bantuan Mobil Damkar dari Korea dan Jepang

Sebarkan artikel ini
Pemkot bakal Kebagian Bantuan Mobil Damkar dari Korea dan Jepang
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel ketika melakukan audiens dengan Direktur Manajemen Bencana dan Kebakaran (MBK), Jumat (10/10/2025) di Jakarta.

Hargo.co.id, JAKARTA – Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel benar-benar memanfaatkan kunjungan di Jakarta untuk mengalirkan bantuan dari pusat untuk daerah.

Berita Terkait:  Muswil V Persis Gorontalo Bahas Tasykil dan Penguatan Amanah Kepemimpinan

Dia bergerilya dari kementerian yang satu ke kementerian lain. Hasilnya cukup membanggakan, dimana Wawali Indra Gobel berhasil meyakinkan Direktur Sanitasi, Prasetyo untuk mengalokasikan bantuan tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) dan tiga pengolahan sampah reduce, reuse dan recycle (TPS3R) untuk Kota Gorontalo.

Wawali Indra Gobel belum puas dengan hasil itu, pada Jumat (10/10/2025), Wawali Indra Gobel mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Berita Terkait:  H-2 Ramadan, BAZNAS Kota Gorontalo Berbagi dengan 850 Warga Kurang Mampu

Disana dia menemui Direktur Manajemen Bencana dan Kebakaran (MBK), Edy Suharmanto untuk mengusulkan lembangunan Kantor BPBD Kota Gorontalo.

“Lobi beliau berhasil, Kemendagri melalui Direktur MBK akan menerbitkan rekomendasi ke BNPB untuk pembangunan kantor BPBD karena sudah diusulkan dalam sistem BNPB,” ungkap Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Meydi N. Silangen yang mendampingi Wawali Indra Gobel ke Jakarta.

Berita Terkait:  Sawaludin Sujud Syukur saat Kampanye di Wilayah Mayoritas Nelayan

Meydi sangat yakin, upaya yang dilakukan akan membuahkan hasil. Sebab, berkat rekomendasi dari Direktur MBK, sudah ada empat daerah yang sementara membangun kantor BPBD, salah satunya adalah Jambi.

Menariknya lagi, lanjut Meydi, pada pertemuan itu, Edy Suharmanto meminta pihaknya untuk mengajukan Proposal pengadaan mobil Damkar.

Berita Terkait:  Tim Program BIMA Kemendikbud Ristek RI, Gelar Penelitian Potensi Kelapa Sawit di Boalemo

“Mereka punya kegiatan tersebut, dimana mobil Damkar bisa diberikan ke daerah dari Korea dan Jepang (Mobil damkar bekas layak pakai)

dan usulan BANPER untuk mobil Damkar kecil kapasitas 2.000 liter,

Berita Terkait:  Gandeng BNN Pohuwato Pani Gold Project Sosialisasi Bahaya Narkoba

kami hanya menanggung biaya pengiriman kurang lebih Rp 200 juta,” pungkas Meydi.(Adv)