Hargo.co.id, GORONTALO – Kegiatan Kajian Islam Setiap Sabtu (KISS) yang dilaksanakan oleh HMJ Bastrasia Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali digelar dengan suasana yang berbeda dan penuh makna.
Bertempat di ruang pertemuan Fakultas Sastra dan Budaya, kegiatan ini menghadirkan Wakil Dekan III, Dr. Herson Kadir, S.Pd., M.Pd., sebagai pembuka acara.
Turut hadir pimpinan jurusan, pimpinan fakultas, mahasiswa, serta beberapa organisasi mahasiswa di lingkungan fakultas.
Pelaksanaan kali ini terasa lebih istimewa, karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan dan dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
Dalam sambutannya, Dr. Herson Kadir menekankan bahwa kesibukan kuliah dan aktivitas organisasi sering kali membuat mahasiswa lupa untuk memperkuat sisi spiritualnya.
Padahal, menurutnya, keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual menjadi kunci utama dalam membentuk karakter mahasiswa yang utuh.
Ia mengingatkan bahwa kegiatan kerohanian seperti KISS bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian penting dari proses pembinaan diri.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga harus memiliki kecerdasan emosional dan spiritual. Kajian ini jangan hanya menjadi kegiatan seremoni saja, tetapi ambil hikmah dan ilmunya untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya, Sabtu (28/2/2026).
Lebih lanjut, ia berharap nilai-nilai yang diperoleh dari kajian dapat diwujudkan dalam sikap nyata,
seperti menjaga salat lima waktu, bersikap jujur dalam kegiatan akademik,
amanah dalam menjalankan tanggung jawab, serta berakhlak baik selama proses perkuliahan.
Menurutnya, mahasiswa yang hebat bukan hanya mereka yang berprestasi di kelas, tetapi juga mereka yang mampu menjaga integritas dan akhlaknya.
Kegiatan KISS yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini pun menjadi momentum mempererat silaturahim antar mahasiswa dan pimpinan fakultas.
Suasana kebersamaan terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, HMJ Bastrasia berharap semangat keislaman mahasiswa terus tumbuh,
sehingga lahir generasi kampus yang tidak hanya berilmu, tetapi juga beriman dan berakhlak mulia.(Mg-06)












