Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga kesehatan se-Provinsi Gorontalo dalam momen silaturahmi yang digelar di Poltekkes Kemenkes, Jumat (10/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dan staf instansi vertikal Kementerian Kesehatan, kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, direktur rumah sakit, hingga para kepala puskesmas.
Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar menilai kontribusi tenaga kesehatan, mulai dari jajaran pimpinan hingga dokter dan perawat di lini pelayanan dasar, berperan besar dalam peningkatan indikator kesehatan daerah.
Ia secara khusus menyoroti keberhasilan penurunan angka stunting serta capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Terima kasih atas kerja keras seluruh tenaga kesehatan. Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran pada 2025, indikator pembangunan justru menunjukkan tren yang membaik,” ujar Gubernur Gusnar Ismail.
Data menunjukkan angka stunting di Gorontalo mengalami penurunan dari 26,9 persen pada 2023 menjadi 23,8 persen pada 2024.
Sementara itu, pelaksanaan Program CKG pada 2025 mencatatkan capaian tertinggi secara nasional, yakni sebesar 50,3 persen.
“Alhamdulillah, secara nasional kita berhasil menurunkan stunting sekitar tiga persen. Kalau perlu tepuk tangan, saya yang akan mulai. Ini bukti, tanpa anggaran besar kita tetap bisa menghasilkan capaian signifikan,” tambah Gubernur Gusnar Ismail.
Gusnar menegaskan, peran tenaga kesehatan sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.
Oleh karena itu, ia mendorong penguatan sinergi antara instansi vertikal Kemenkes seperti Poltekkes, BBPOM, dan Balai Karantina Kesehatan, bersama pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Pada kesempatan yang sama, Gusnar Ismail juga memperkenalkan rencana pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Centre.
Selain pemutaran video profil, peserta turut diajak berpartisipasi melalui donasi digital menggunakan kode QRIS yang dibagikan panitia.(Rls)












