Kab. Gorontalo

Catatan LKPj Jadi Alarm Evaluasi, Bupati Sofyan Siapkan Arah Kebijakan Baru

×

Catatan LKPj Jadi Alarm Evaluasi, Bupati Sofyan Siapkan Arah Kebijakan Baru

Share this article
Catatan LKPj Jadi Alarm Evaluasi, Bupati Sofyan Siapkan Arah Kebijakan Baru
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi pada rapat paripurna yang diselenggarakan DPRD Kabgor.

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kabupaten Gorontalo menjadikan hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 sebagai pijakan utama untuk merumuskan kebijakan ke depan.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Studi Tiru Sekolah Rakyat di Boalemo

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa berbagai catatan yang disampaikan DPRD dalam rapat paripurna bukan sekadar formalitas, melainkan bahan evaluasi penting bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah.

“Masukan ini menjadi dasar bagi kami untuk melakukan perbaikan ke depan,” ujarnya usai menghadiri paripurna LKPj, Senin (27/04/2026).

Berita Terkait:  Rancangan Awal RKPD Kabgor 2025 Dikonsultasikan ke Publik

Menurutnya, pembahasan LKPj mencakup tiga aspek utama, yakni pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Dari hasil evaluasi tersebut, terdapat sejumlah catatan strategis yang akan menjadi fokus pembenahan.

Berita Terkait:  Bayar TPP, ADD, Gaji 13 Hingga THR, Pemkab Gorontalo Siapkan Dana Rp 100 Miliar

Salah satu yang disorot adalah sektor pendidikan.

Rata-rata lama sekolah di Kabupaten Gorontalo saat ini masih berada pada kisaran 7 hingga 8 tahun, atau setara kelas 2 SMP, dan dinilai masih di bawah rata-rata nasional.

Berita Terkait:  Dinas PUPR Kabgor Mulai Benahi Infrastruktur Jalan Jelang PENAS KTNA XVII

Selain itu, capaian penurunan angka kemiskinan juga menjadi perhatian. Meski menunjukkan perbaikan, angkanya dinilai masih perlu digenjot agar bisa mendekati rata-rata nasional.

Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka turut menjadi sorotan karena masih tergolong tinggi.

Berita Terkait:  Terbitkan Kartu Pedagang Pembayaran Retribusi, Pemkab Gorontalo gandeng BRI

Pemerintah daerah juga menghadapi tantangan dalam percepatan pembangunan infrastruktur, seiring keterbatasan kapasitas fiskal yang belum sepenuhnya optimal.

Bupati Sofyan Puhi menegaskan, seluruh catatan tersebut akan menjadi bahan perumusan kebijakan yang lebih terarah,

Berita Terkait:  Wabup Tonny: Fesbujaton Wadah Pemersatu Identitas Kultural

dengan harapan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.(Adv)