Kota Gorontalo

Gebrakan Adhan Dambea! Kota Tua yang Lama Meredup Kini Kembali Bersinar Terang

×

Gebrakan Adhan Dambea! Kota Tua yang Lama Meredup Kini Kembali Bersinar Terang

Share this article
Gebrakan Adhan Dambea! Kota Tua yang Lama Meredup Kini Kembali Bersinar Terang
Suasana Street Food Kota Tua yang dipadati warga masyarakat. (Foto: Thia Nasaruddin)

Hargo.co.id, GORONTALO – Atraksi barongsai dan samrah memeriahkan pembukaan Festival Kuliner Kota Tua atau Street Food Jilid III yang digelar di kawasan Jalan Jenderal Suprapto, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Sabtu (20/6/2026) malam.

Berita Terkait:  Tabur Bunga di Laut, Bagian dari Peringatan HUT ke-54 KORPRI di Kota Gorontalo

Ratusan warga memadati kawasan yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai pusat perdagangan siang hari, namun cenderung sepi setelah matahari terbenam.

Deretan lapak UMKM berjajar di sepanjang jalan, menghadirkan suasana baru yang menghidupkan kembali denyut ekonomi Kota Tua Gorontalo.

Berita Terkait:  Kota Gorontalo Kembali Dilanda Banjir, Ismail Batalkan Agenda di Jakarta

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih yang tengah berada di Gorontalo dalam rangkaian agenda nasional.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa Festival Kuliner Kota Tua bukan sekadar agenda hiburan maupun kegiatan seremonial. Lebih dari itu, festival ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Gorontalo mengembalikan kejayaan kawasan bersejarah yang selama ini kehilangan aktivitas pada malam hari.

Berita Terkait:  Hulonthalo Got Talent, Ajang Pencarian Siswa Bertalenta

Menurut Adhan, kawasan Kampung Cina dan Kampung Arab memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dan pertemuan masyarakat. Karena itu, kawasan tersebut tidak boleh hanya hidup pada jam-jam kerja, tetapi juga harus menjadi pusat aktivitas ekonomi yang tetap bergairah hingga malam.

“Kita ingin kawasan ini kembali ramai. Jangan hanya siang hari. Malam juga harus hidup karena di sini ada perputaran ekonomi yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Adhan Dambea saat membuka kegiatan.
Berita Terkait:  Peringati Hari Kartini, DPPKB-P3A Kota Gorontalo Gelar Layanan KB Gratis

Ia bahkan mendorong para pemilik toko di sepanjang kawasan Kota Tua untuk mulai membuka usaha mereka pada malam hari. Dengan semakin banyak aktivitas ekonomi yang berlangsung, perputaran uang di masyarakat diyakini akan meningkat dan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan usaha lokal.

Festival yang diikuti sebanyak 124 pelaku UMKM itu menjadi bukti bahwa kawasan Kota Tua memiliki potensi besar

Berita Terkait:  Pj Wali Kota Gorontalo Hadiri Tasyakuran Pengesahan Santri Baru Pagar Nusa

untuk berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata malam di Kota Gorontalo.

Di tengah semarak festival, penampilan barongsai dan samrah yang tampil dalam satu panggung

Berita Terkait:  Parkir Berlangganan di Kota Gorontalo Mulai Diterapkan

menjadi simbol kuat keberagaman yang telah lama hidup di Kota Gorontalo.

Adhan menilai, keberadaan Kampung Cina dan Kampung Arab yang berdampingan selama puluhan tahun

Berita Terkait:  Street Food Jilid II Dongkrak Ekonomi, Omzet UMKM Tembus Rp1 Miliar Tanpa Sentuh APBD

merupakan cerminan harmonisasi masyarakat yang harus terus dijaga.

“Sebelah sini Kampung Cina, sebelah sana Kampung Arab. Dari dulu hidup berdampingan dan tidak pernah ada persoalan. Ini yang harus terus kita jaga,” katanya.

Berita Terkait:  Tiga Jam di Senayan, Adhan Suarakan Perlindungan ASN Gorontalo di Hadapan Habiburokhman

Melalui Street Food Jilid III, Pemerintah Kota Gorontalo tidak hanya menghadirkan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan,

tetapi juga berupaya mengembalikan fungsi Kota Tua sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Berita Terkait:  Ismail Madjid Resmikan 32 PSU dan Lampu Jalan di Santorini

Pemerintah berharap keramaian yang tercipta melalui festival ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata,

melainkan menjadi awal kebangkitan kawasan Kota Tua sebagai pusat ekonomi, wisata,

Berita Terkait:  Tak Keberatan RUPS BSG Digelar Ulang, Adhan: Asal YSK Minta Maaf Dulu ke Rakyat Gorontalo

dan ruang interaksi warga yang tetap bernyawa hingga malam hari.(Adv)