Kota Gorontalo

Adhan Tegas Soal Kehadiran ASN, Sekali Mangkir di Kegiatan TPP Dipotong Dua Persen

×

Adhan Tegas Soal Kehadiran ASN, Sekali Mangkir di Kegiatan TPP Dipotong Dua Persen

Share this article
Adhan Tegas Soal Kehadiran ASN, Sekali Mangkir di Kegiatan TPP Dipotong Dua Persen
Suasana Rakorev yang diselenggarakan Pemkot Gorontalo pada Ahad (23/8/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea memperketat disiplin aparatur sipil negara (ASN) dalam mengikuti agenda dan kegiatan Pemerintah Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Ismail Madjid Hadiri Pleno Penetapan Wali Kota dan Wawali Gorontalo Terpilih

Ia menegaskan, pejabat maupun ASN yang tidak menghadiri kegiatan resmi pemerintah daerah tanpa keterangan tertulis akan dikenai sanksi berupa pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebesar dua persen setiap kali ketidakhadiran tercatat.

Penegasan itu disampaikan Adhan saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi bersama jajaran pejabat Pemkot Gorontalo di Aula Bhandayo Lo Yiladia (BLY), Ahad (23/8/2026).

Berita Terkait:  514 Mualaf di Kota Gorontalo Terima Bantuan Bahan Pokok dari BAZNAS

Menurut Adhan, aturan tersebut berlaku bagi seluruh jajaran tanpa terkecuali. Ia meminta setiap pejabat dan ASN tidak menganggap kehadiran dalam agenda pemerintah sebagai perkara administratif semata.

“Yang tidak menghadiri kegiatan pemerintah daerah tanpa keterangan tertulis akan dikenai pemotongan TPP sebesar dua persen. Ini berlaku untuk semua,” tegas Wali Kota Adhan Dambea.
Berita Terkait:  Ranperda LGBT Gagasan Adhan Lanjut ke Pansus DPRD Kota Gorontalo

Kebijakan itu disampaikan setelah Adhan menyoroti masih adanya pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga ASN yang tidak terlihat dalam sejumlah kegiatan pemerintah daerah.

Padahal, kata dia, setiap agenda yang dilaksanakan Pemkot Gorontalo merupakan bagian dari kerja pemerintahan yang membutuhkan keterlibatan seluruh jajaran.

Berita Terkait:  Bantu Siswa di Kota Gorontalo, Indra Gobel Apresiasi PT. Jasa Raharja

Sorotan tersebut terutama terlihat dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dikemas melalui program Wawasan Bulan Kebangsaan.

Beragam kegiatan olahraga dan kesenian digelar sejak awal Agustus. Namun, menurut Adhan, partisipasi jajaran pemerintah belum sepenuhnya sesuai harapan.

Berita Terkait:  Kasus Eks Rumah Pos Gorontalo, Adhan Dambea: Saya Tak Akan Mundur Demi Rakyat

Ia mencontohkan pelaksanaan lomba bola basket pada Ahad (23/8/2026). Meski telah meminta pejabat dan ASN untuk hadir, masih banyak yang tidak datang.

“Contohnya tadi malam. Bukan MC yang mengumumkan, tapi saya sendiri yang mengumumkan. Saya minta untuk hadir di kegiatan lomba basket jam 1 siang, tapi banyak yang tidak hadir. Padahal ini kegiatan kita, ini acara kita,” ujarnya.
Berita Terkait:  Pembangunan Kantor Wali Kota Baru Kian Dekat, Adhan Kawal Pengosongan Eks Terminal 42

Bagi Adhan, tingkat kehadiran juga mencerminkan komitmen dan soliditas birokrasi. Untuk itu, ia ingin jajaran Pemkot Gorontalo tidak hanya hadir ketika agenda tersebut berkaitan langsung dengan tugas masing-masing.

Ia juga mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap arahan pimpinan menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi pemerintahan.

Berita Terkait:  Serangan Isu Soal Sampah, Pemkot Gorontalo Balas dengan Data dan Program Nyata

“Dari sini saya sudah bisa melihat siapa-siapa yang serius mau bekerja dengan saya dan siapa-siapa yang hanya main-main dan bisanya cuma memuji-muji saya. Saya tidak gila pujian,” katanya.

Adhan Dambea meminta seluruh jajaran mengubah pola kerja dengan mengedepankan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama.

Berita Terkait:  Kaban Keuangan Pemkot Imbau Warga Segera Lunasi PBB, Batas Waktu 31 Oktober

Ia berharap kehadiran ASN dalam berbagai agenda pemerintah tidak berhenti pada formalitas,

tetapi ikut memperkuat pelaksanaan program dan kebijakan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Berita Terkait:  Adhan Pastikan Pelataran Sentral Tetap Beroperasi, Insiden Penikaman Murni Masalah Pribadi

“Saya minta adalah kerja sama agar bagaimana kita sama-sama bisa memaksimalkan apa yang kita laksanakan, baik kegiatan maupun kebijakan, dan itu berdampak langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.(Adv)