Kab. Gorontalo

Wabup Tonny: Budaya Harus Tetap Hidup di Tengah Generasi Muda

×

Wabup Tonny: Budaya Harus Tetap Hidup di Tengah Generasi Muda

Share this article
Wabup Tonny_ Budaya Harus Tetap Hidup di Tengah Generasi Muda
Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus menyerahkan piala kepada salah satu pemenang Festival Budaya Jawa Tondano (Fesbujaton) XX di Desa Sidomukti.

Hargo.co.id, GORONTALO – Festival Budaya Jawa Tondano (Fesbujaton) Ke-XX Tahun 2026 kembali menegaskan perannya sebagai wadah pelestarian budaya sekaligus penguat jati diri masyarakat Jawa Tondano (Jaton) yang tumbuh dari perpaduan budaya Jawa dan Minahasa.

Berita Terkait:  Tekan Stunting, Camat se-Kabgor Dikukuhkan Sebagai Bapak dan Bunda Asuh

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, saat menutup rangkaian kegiatan Fesbujaton di Lapangan PORSID, Desa Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Tonny, festival budaya tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki makna strategis dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.

Berita Terkait:  WCD 2023 Banyak Libatkan Kaum Penerus Cita-cita Bangsa

“Fesbujaton menjadi ruang bersama untuk merawat identitas masyarakat Jawa Tondano. Tradisi yang diwariskan harus terus dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman dan tetap dikenal oleh generasi penerus,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan komunitas Jaton telah memberikan warna tersendiri dalam keberagaman budaya di Kabupaten Gorontalo.

Berita Terkait:  Menparekraf Dorong Kabgor Jadi Kabupaten Kreatif Versi Unesco

Maka dari itu, berbagai tradisi, kesenian, dan adat istiadat yang dimiliki perlu terus dipelihara sebagai bagian dari kekayaan daerah.

Lebih lanjut, Tonny mengatakan festival budaya juga mampu mempererat hubungan sosial antarwarga.

Berita Terkait:  Penanaman Jagung di Lahan Secaba oleh Korem 133/NWB Tuai Apresiasi Nelson

Semangat persaudaraan yang lahir dari proses akulturasi budaya selama bertahun-tahun menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Selain aspek pelestarian budaya, Fesbujaton dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Berita Terkait:  ST12-PAS Diluncurkan, Kabupaten Gorontalo Resmi Terapkan Retribusi Pasar Non Tunai

Berbagai atraksi seni dan budaya yang ditampilkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Pada kesempatan tersebut, Tonny menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, tokoh masyarakat, peserta,

Berita Terkait:  29 Peserta Job Bidding di Pemkab Gorontalo Ikuti Tes Assesment

serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Fesbujaton Ke-XX.

Ia berharap festival ini terus menjadi agenda budaya yang mampu memperkuat identitas masyarakat Jawa Tondano

Berita Terkait:  Nelson: WCD Dorong Sinergitas Pusat dan Daerah

sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya daerah untuk generasi mendatang.(Adv)