Kab. Gorontalo

ST12-PAS Diluncurkan, Kabupaten Gorontalo Resmi Terapkan Retribusi Pasar Non Tunai

×

ST12-PAS Diluncurkan, Kabupaten Gorontalo Resmi Terapkan Retribusi Pasar Non Tunai

Sebarkan artikel ini
ST12-PAS Diluncurkan, Kabupaten Gorontalo Resmi Terapkan Retribusi Pasar Non Tunai
Suasana launching ST12-PAS. (Foto: Fitra Usman/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo secara resmi meluncurkan sistem retribusi pasar digital berbasis non tunai bernama ST12-PAS (Sistem Terpadu 12-Pasar), Ahad (29/6/2025) pagi, bertempat di kawasan Menara Pakaya Tower Limboto.

Berita Terkait:  Shopping Center Ditargetkan Rampung Bulan Juli

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Car Free Day dan pencanangan Kawasan Wisata Kuliner Non Tunai, serta dihadiri oleh ratusan ASN, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan bahwa peluncuran ST12-PAS merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital, khususnya dalam sektor pelayanan publik.

Berita Terkait:  2 Desa di Kabgor Jadi Pilot Project Pembangunan Jalan Kawasan Pedesaan Kemendes PDTT

Ia menegaskan, mulai hari ini, seluruh proses retribusi di pasar-pasar Kabupaten Gorontalo akan menggunakan sistem pembayaran non tunai.

“ST12-PAS ini bukan sekadar aplikasi. Ini adalah bukti komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi,” ujar Bupati Sofyan Puhi di hadapan peserta CFD dan undangan.

Berita Terkait:  Haris Tome: Desa adalah Pilar Pembangunan Nasional

Sistem ST12-PAS menyasar delapan pasar tradisional dan satu pasar modern, dengan total sekitar 2.000 pedagang yang terbagi dalam dua kategori, yakni pedagang lapak harian sebanyak 500 pedagang menggunakan metode QRIS, dan 1.500 pedagang mingguan menggunakan e-card (Kartu elektronik).

Peluncuran ini turut didukung oleh Bank Indonesia dan Bank BRI Cabang Limboto.

Berita Terkait:  Terpilih Kembali Ikut Pendidikan di Lemhannas, Bukti Nelson Sosok Pemimpin Potensial

Deputi Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Ciptoning Suryo Condro, dalam sambutannya menekankan manfaat QRIS dalam transaksi digital.

Ia menyebut, penggunaan QRIS dapat meminimalisasi peredaran uang palsu serta membantu pemerintah dan perbankan menghitung kapasitas ekonomi daerah.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Matangkan 12 OPD Pengampu UMKM

“QRIS bukan menggantikan uang tunai, tapi melengkapi. Dengan sistem ini, transaksi menjadi lebih aman, efisien, dan transparan,” ujar Suryo.

Dia juga mendorong agar sistem ini tidak hanya diterapkan di pasar,

Berita Terkait:  Musda PPDI Kabgor, Agus N. Ali Terpilih Sebagai Ketua

tetapi diperluas ke area publik lainnya seperti parkir, pusat kuliner, dan ruang-ruang interaksi ekonomi masyarakat.

Peluncuran ST12-PAS ditandai secara simbolis dengan penekanan barcode digital oleh Bupati, serta penyerahan e-card retribusi kepada tiga pedagang perwakilan. Kegiatan juga disertai demonstrasi cara penggunaan sistem e-retribusi di lapangan.

Berita Terkait:  Tahun Ini, Pemkab Gorontalo Rekrut 49 PNS dan 366 PPPK

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo dalam sambutannya menyampaikan bahwa

ST12-PAS sejalan dengan program nasional percepatan digitalisasi daerah.

Berita Terkait:  29 Peserta Job Bidding di Pemkab Gorontalo Ikuti Tes Assesment

Ia menyebut program ini sebagai langkah strategis menuju Kabupaten Gorontalo yang berkemajuan dan berkelanjutan.

Kemeriahan kegiatan Car Free Day pagi itu tak hanya diwarnai peluncuran sistem digital,

Berita Terkait:  Nelson Apresiasi Dua Inovasi Milik Dinas PMD

tapi juga diramaikan dengan donor darah oleh Ainun rainers serta berbagai stan kuliner lokal.(Mg-10)