Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai menggelorakan semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui pencanangan yang dipusatkan di kawasan Danau Perintis, Kabupaten Bone Bolango, Ahad (2/8/2026), Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penguat rasa kebangsaan dan persatuan.
Menurut Gubernur Gusnar, peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial tahunan. Bulan Agustus harus menjadi ruang untuk membangkitkan semangat nasionalisme melalui partisipasi aktif masyarakat di seluruh wilayah Gorontalo.
Pencanangan diawali dengan jalan sehat yang diikuti ribuan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dari Kantor Bupati Bone Bolango menuju Danau Perintis.
Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan penebaran 10 ribu benih ikan nila, penanaman 81 pohon sebagai simbol 81 tahun Indonesia merdeka, serta pembagian bendera Merah Putih kepada masyarakat.
Gubernur Gusnar Ismail menjelaskan, Bone Bolango dipilih sebagai lokasi pencanangan karena memiliki nilai historis penting dalam perjalanan bangsa. Daerah tersebut menjadi bagian dari sejarah perjuangan rakyat Gorontalo melalui peristiwa patriotik 23 Januari 1942 yang dipimpin Pahlawan Nasional Nani Wartabone.
“Bone Bolango dipilih karena memiliki keterkaitan kuat dengan sejarah perjuangan kemerdekaan. Nilai-nilai patriotisme yang lahir dari daerah ini harus terus diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Gubernur Gusnar.
Selain memiliki jejak sejarah perjuangan, Danau Perintis juga dipilih untuk mengenang kontribusi almarhum Rachmat Gobel yang dinilai berjasa dalam pembangunan dan pengembangan kawasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Gusnar Ismail menaruh harapan besar kepada ASN agar menjadi motor penggerak semarak kemerdekaan di lingkungan masing-masing.
Ia meminta para ASN tidak hanya ikut dalam kegiatan resmi pemerintah, tetapi juga mengajak keluarga dan masyarakat untuk berpartisipasi memeriahkan bulan kemerdekaan.
“ASN harus menjadi penggerak dan inisiator. Semangat kemerdekaan harus dirasakan seluruh masyarakat, bukan hanya pemerintah,” katanya.
Gubernur Gusnar menyebut jumlah ASN di Gorontalo mencapai sekitar 7.000 hingga 8.000 orang. Potensi tersebut dinilai cukup besar untuk membangun suasana kemerdekaan hingga ke tingkat lingkungan dan permukiman warga.
Ia bahkan mengajak setiap ASN untuk turut membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat menciptakan suasana kemerdekaan yang lebih semarak sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air.
“Bayangkan jika setiap ASN membagikan dua bendera Merah Putih kepada warga. Semarak kemerdekaan akan terasa di banyak tempat, dan yang terpenting mampu menumbuhkan semangat persatuan serta kecintaan terhadap bangsa,” ungkapnya.
Gubernur Gusnar Ismail berharap seluruh rangkaian kegiatan selama bulan Agustus dapat melibatkan berbagai unsur masyarakat,
mulai dari organisasi kemasyarakatan, komunitas, pelajar hingga warga di desa dan kelurahan.
Dengan begitu, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI benar-benar menjadi perayaan rakyat yang memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong.
Usai menyampaikan sambutan, Gubernur Gusnar secara resmi mencanangkan dimulainya rangkaian peringatan
HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango. (Diyanti)












