Hargo.co.id, GORONTALO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mulai menyiapkan pendataan Sensus Ekonomi 2026 terhadap pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Kepala BPS Provinsi Gorontalo Agus Sudibyo mengatakan, pemetaan responden dari kalangan pejabat dan ASN akan dilakukan setelah rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, atau setelah 17 Agustus 2026.
Hal itu disampaikan Agus saat mendampingi tim BPS melakukan pendataan lanjutan terhadap Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di ruang kerjanya, Jumat (14/8/2026).
Menurut Agus, pendataan terhadap gubernur merupakan bagian dari tahapan Sensus Ekonomi 2026. Pendataan lanjutan diperlukan untuk melengkapi informasi yang sebelumnya telah dihimpun pada 15 Juni 2026.
Kali ini, responden diberikan sejumlah pertanyaan yang lebih rinci guna memastikan data yang dikumpulkan sesuai kondisi sebenarnya.
Agus menyebut, salah satu tantangan dalam pelaksanaan sensus adalah menyesuaikan waktu petugas dengan kesibukan responden. Namun, persoalan tersebut sejauh ini masih dapat diatasi.
“Setelah tanggal 17 ini mungkin kami akan memetakan satu-satu, terutama untuk teman-teman pejabat di lingkungan OPD Provinsi Gorontalo beserta teman-teman ASN,” ujar Agus.
Untuk memperlancar pendataan, BPS akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo. Surat pemberitahuan akan disampaikan sebagai bagian dari upaya memastikan pejabat dan ASN ikut berpartisipasi dalam sensus.
BPS menargetkan seluruh pendataan yang masih tersisa, khususnya dari kelompok keluarga, dapat dituntaskan paling lambat 31 Agustus 2026.
“Harapannya sampai dengan tanggal 31 Agustus, sisa yang keluarga itu bisa kita datangi semuanya. Dan kita bisa 100 persen di tanggal 31 Agustus,” kata Agus.
Secara keseluruhan, Sensus Ekonomi 2026 di Gorontalo menargetkan sekitar 535 ribu muatan pendataan yang mencakup usaha dan keluarga.
Hingga Jumat (14/8/2026), realisasi pendataan secara keseluruhan telah mencapai 101 persen. Namun, untuk segmen keluarga, capaian baru berada di kisaran 80 persen.
BPS masih memiliki waktu hingga akhir Agustus untuk menyelesaikan pendataan keluarga
sekaligus memastikan seluruh target sensus di Provinsi Gorontalo dapat terpenuhi.(Rls)












