Hargo.co.id, GORONTALO – Pendataan pembangunan literasi di Provinsi Gorontalo masih membutuhkan keterlibatan aktif satuan pendidikan. Pasalnya, hingga sebelum pelaksanaan bimbingan teknis, belum satu pun SMA, SMK, maupun SLB di Kabupaten Bone Bolango yang mengisi survei Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM).
Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Gorontalo. Untuk mempercepat pengumpulan data, Bimtek Pengisian Survei IPLM dan TKM digelar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Bolango, Jumat (6/11/2026).
Sebanyak 12 perwakilan dari 12 sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan pustakawan, administrator, serta petugas perpustakaan sekolah yang mendapatkan pendampingan teknis mengenai tata cara pengisian instrumen survei.
Materi disampaikan Aditya Andriansyah Permanajati, Pustakawan Dinas Arpus Provinsi Gorontalo yang juga bertugas sebagai Person in Charge (PIC) IPLM dan TKM Provinsi Gorontalo.
Kepala Dinas Arpus Provinsi Gorontalo, Amir Hamzah Hadju, bersama jajaran turut hadir dalam kegiatan tersebut. Begitu pula Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Bolango, Mesalina Vivi Saputra.
Melalui pendampingan ini, Dinas Arpus menargetkan seluruh 12 sekolah yang diundang dapat segera menyelesaikan pengisian survei. Data tersebut nantinya menjadi bagian dari penghimpunan data IPLM dan TKM tingkat Provinsi Gorontalo.
Kelengkapan data dinilai penting untuk menggambarkan kondisi pembangunan literasi dan tingkat kegemaran membaca masyarakat. Terlebih, informasi yang disampaikan sekolah dapat memberikan gambaran mengenai kondisi serta aktivitas perpustakaan di lingkungan pendidikan.
Data tersebut juga menjadi salah satu dasar dalam mengevaluasi perkembangan literasi sekaligus merumuskan program pengembangan yang lebih tepat sasaran.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, budaya baca, dan literasi masyarakat. Sinergi antara Dinas Arpus Provinsi Gorontalo dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Bolango diharapkan dapat meningkatkan partisipasi sekolah dalam pendataan, sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang tumbuhnya budaya literasi. (Rls)












