Bosan dengan Janji Palsu, Tekad OPS Bulat ke DPD RI

×

Bosan dengan Janji Palsu, Tekad OPS Bulat ke DPD RI

Sebarkan artikel ini
Calon Anggota DPD RI, Ali Sucipto Sidiki saat mendaftar yang diterima langsung oleh Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Fadlyanto Koem. (Foto Djalal Khan/Gorontalo Post)

Hargo.co.id, GORONTALO – Salah satu yang mendorong Ali Sucipto Sidiki untuk ikut Pemilu legislatif dengan bidikan DPD RI yakni karena sudah bosan dengan janji-janji. Olehnya, pria yang kerap disapa Om Pulu Sidiki (OPS) ini, tak ingin mengumbar janji yang ujung-ujungnya tak terealisasi.

Ini ditegaskan pada konferensi pers usai mendaftar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo Rabu (07/11/2018) untuk berkompetisi ke DPD RI. OPS datang bersama tim suksesnya tepat pada pukul 14.18 Wita yang diterima langsung oleh Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Fadlyanto Koem.

“Saya tegaskan, untuk ke DPD RI, tak ingin banyak mengumbar janji kepada masyarakat. Nanti tak bisa dipenuhi. Hanya berjanji bahwa ketika duduk di DPD RI, Insya Allah saya akan memperjuangkan apa yang diinginkan rakyat Gorontalo,” tegas OPS.

Dirinya lantas memberi contoh, yang mana ada perwakilan rakyat Gorontalo di Senayan, namun tak bisa memenuhi apa yang diinginkan masyarakat.

“Apa saya perlu sebut namanya? Saya kira tak etis. Namun, apa yang dilakukan orang yang saya maksud, itu tak baik. Hanya muncul di Gorontalo ketika akan Pemilu legislatif. Membagi-bagikan barang yang nota benenya harga Rp 5.000 di Jakarta. Itu penghinaan bagi rakyat Gorontalo,” beber OPS.

Baca: Dinilai Lompatan Terlalu Jauh, Ini Jawaban Mirnawati

Ditanya soal pemekaran daerah yang mana ada tiga daerah yang diusulkan dari Gorontalo. OPS lantas menimlapin jika itu salah satu janji-janji palsu yang disampaikan 10 tahun lalu. Hasilnya, hinggga saat ini tak ada dan bahkan membuat masyarakat terus berharap.

“Artinya begini. Kalau memang tak mampu untuk memperjuangkan pemekaran Boliyohuto, Panipi dan Gorontalo Barat di Senayan, maka jangan dijadikan suatu objek untuk mendapatkan suara pada Pemilu legislatif. Berjanjilah yang wajar-wajar saja, yang masuk akal dan mampu untuk direalisasikan,” jelas OPS.

Baca: Datangi KPU dengan Bentor, Risal Cukup Ditemani Keluarga

Dirinya lantas mengungkapkan bahwa seorang anggota DPD RI perlu diperjuangkan apa yang diinginkan masyarakat. Guna mengetahui ini, maka harus berani turun ke masyarakat, menyelami apa yang diinginkan masyarakat Gorontalo.

“Kalau hanya datang setiap lima tahun sekali, aspirasi apa yang dibawa dari Gorontalo ke Senayan? Nah, kalau saya yang duduk sebagai Senator, maka akan lebih banyak bersama masyarakat guna menyerap aspirasi,” tutup OPS. (jdm/hg)Â