Kab. Boalemo

Dari Jakarta, Wabup Boalemo Gaspol Perluas Akses Keuangan hingga Desa

×

Dari Jakarta, Wabup Boalemo Gaspol Perluas Akses Keuangan hingga Desa

Share this article
Dari Jakarta, Wabup Boalemo Gaspol Perluas Akses Keuangan hingga Desa
Wabup Lahmuddin ketika membuka Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) secara virtual dari Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Hargo.co.id, JAKARTA – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, tancap gas mendorong inklusi keuangan daerah dengan membuka Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) secara virtual dari Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Berita Terkait:  Pemkab Boalemo Perkuat Tata Kelola Aset Desa Melalui SIPADES 3.0

Rapat ini bukan sekadar agenda rutin. Pemerintah Kabupaten Boalemo menjadikannya sebagai langkah konkret mempercepat akses layanan keuangan bagi masyarakat sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata.

Dalam arahannya, Lahmuddin menegaskan bahwa forum TPAKD memiliki posisi strategis sebagai tindak lanjut dari hasil High Level Meeting (HLM) tingkat Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait:  Gerakan Pangan Murah di Tilamuta, Rum Pagau dan Lahmuddin Ikut Layani Warga Belanja Sembako

Ia menekankan, akses keuangan yang luas harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi masyarakat.

“Akses keuangan penting, tapi pemahaman dalam mengelola keuangan jauh lebih krusial. Masyarakat harus terlindungi dari risiko pinjaman ilegal dan investasi bodong,” tegasnya.

Berita Terkait:  Inovasi Pro-Rakyat! Pemkab Boalemo Permudah Akta Kelahiran Sejak Bayi Lahir

Untuk itu, Pemkab Boalemo menyiapkan empat program prioritas yang akan menjadi fokus kerja TPAKD ke depan.

Pertama, gerakan menabung emas bagi ASN dan masyarakat sebagai instrumen investasi yang aman dan stabil. Kedua, penguatan Simpanan Pelajar (SIMPEL) guna menanamkan budaya menabung sejak usia dini.

Berita Terkait:  Temui Pangdam XIII/Merdeka, Bupati Rum Serahkan Dokumen Hibah Tanah Seluas 50 Ha

Selanjutnya, program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) akan digencarkan untuk membekali masyarakat menghadapi maraknya praktik keuangan ilegal.

Terakhir, pengembangan ekonomi lokal daerah (PELD) melalui dukungan pembiayaan pada sektor unggulan seperti pertanian, kelautan, dan UMKM.

Berita Terkait:  Wabup Boalemo Tinjau Lahan Rencana Pembangunan Batalyon di Piloliyanga

Tak hanya itu, Lahmuddin Hambali juga memberi penekanan tegas kepada seluruh anggota TPAKD agar memperkuat sinergi lintas sektor. Ia meminta perbankan dan lembaga jasa keuangan lebih aktif menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.

“Hilangkan ego sektoral. Kita butuh kerja bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Berita Terkait:  Ketua Laskar Macan Asia Prihatin dengan Jalan Rusak di Botumoito

Melalui rapat pleno ini, pemerintah berharap lahir rencana aksi yang tidak hanya terukur, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan inklusi keuangan dan kesejahteraan masyarakat Boalemo.(Rls)