Persepsi

Dari Tengah Sawah, Jurnalisme Bertumbuh: Menyambut Konferwil AMSI Gorontalo 2026

×

Dari Tengah Sawah, Jurnalisme Bertumbuh: Menyambut Konferwil AMSI Gorontalo 2026

Sebarkan artikel ini
Dari Tengah Sawah, Jurnalisme Bertumbuh_ Menyambut Konferwil AMSI Gorontalo 2026
Sekretariat AMSI Gorontalo.

Di halaman, tumbuh pepohonan khas Sulawesi, yang dalam tradisi lokal tidak hanya menjadi elemen lanskap, tetapi juga simbol ketahanan, keberlanjutan, dan kehidupan.

Berita Terkait:  Dari Parkir ke Pembangunan: Peran dan Eksistensi Retribusi Parkir di Kota Gorontalo

Lebih dari itu, di ruang ini juga berdiri sebuah monumen kecil yang menyimpan jejak panjang sejarah jurnalistik Gorontalo.

Jauh sebelum konsep “media” hadir dalam pengertian modern, masyarakat Gorontalo telah mengenal praktik penyampaian informasi melalui sastra lisan berupa pantun, syair, dan musik tradisional yang dikenal sebagai “Tanggomo”.

Berita Terkait:  Pesantren Kilat: Pendidikan Karakter yang Bekerja Diam-Diam

Dalam perspektif komunikasi, praktik ini dapat dipahami sebagai bentuk awal jurnalisme kultural: penyampaian pesan publik, kritik sosial, dan refleksi realitas melalui medium yang hidup di tengah masyarakat.

Fondasi nilai-nilai inilah yang dirawat dan dilanjutkan oleh kepemimpinan Verriyanto Majowa, seorang jurnalis senior yang memimpin AMSI Gorontalo selama dua periode hingga 2026.

Berita Terkait:  Pura-Pura Berwajah Demokrasi