Kab. Gorontalo

Empat Camat di Kabgor Dinonaktifkan, Layanan Publik Dipastikan Tetap Berjalan Normal

×

Empat Camat di Kabgor Dinonaktifkan, Layanan Publik Dipastikan Tetap Berjalan Normal

Share this article
Empat Camat di Kabgor Dinonaktifkan, Layanan Publik Dipastikan Tetap Berjalan Normal
Sekda Kabgor, Sugondo Makmur ketika pose bersama dengan empat Plh Camat.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menonaktifkan sementara empat camat sebagai bagian dari proses penegakan disiplin aparatur. Keempatnya berasal dari Kecamatan Tibawa, Pulubala, Mootilango, dan Bilato.

Berita Terkait:  Tinjau FPDL Nelson Gunakan Pakain Serba Merah, Isyarat Pindah ke PDIP?

Kebijakan tersebut diambil oleh Majelis Penjatuhan Hukuman Disiplin (MPHD) dan ditindaklanjuti dengan penunjukan Pelaksana Harian (Plh) camat.

Penyerahan Surat Perintah Tugas (SPT) dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah, Sugondo Makmur, di ruang kerjanya, Rabu (22/4/2026).

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Raih Dua Penghargaan Sekaligus dari KASN

Sugondo Makmur menegaskan, langkah ini bertujuan menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan.

Dengan adanya Plh, pelayanan kepada masyarakat diharapkan tetap berjalan tanpa hambatan.

Berita Terkait:  Nelson Apresiasi Dua Inovasi Milik Dinas PMD

Adapun pejabat yang ditunjuk sebagai Plh camat masing-masing adalah Herman Umar sebagai Plh Camat Tibawa, Halid Kadir sebagai Plh Camat Pulubala, Ucon Ari sebagai Plh Camat Mootilango, dan Agustiarno Maku sebagai Plh Camat Bilato.

Kepala BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Juffry Damima, menjelaskan penunjukan Plh juga memberi ruang bagi tim MPHD untuk menjalankan pemeriksaan secara lebih fokus dan objektif.

Berita Terkait:  PENAS XVII Tinggalkan Jejak Positif, Kabupaten Gorontalo Tuai Kebanggaan Nasional

“Penonaktifan ini bukan berarti yang bersangkutan dinyatakan bersalah. Pemerintah tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” ujarnya.

Ia memastikan proses pemeriksaan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Optimalkan Penggunaan Soft Copy dalam Pembahasan Dokumen Daerah

Pemerintah Kabupaten Gorontalo, lanjutnya, tetap berkomitmen menjaga integritas aparatur sipil negara sekaligus memastikan pelayanan publik kepada masyarakat tidak terganggu selama proses berlangsung.(Adv)