Kab. Bone Bolango

Instalasi Diterjang Banjir, Pelayanan Distribusi Air PDAM Terganggu

×

Instalasi Diterjang Banjir, Pelayanan Distribusi Air PDAM Terganggu

Sebarkan artikel ini
Instalasi Diterjang Banjir, Pelayanan Distribusi Air PDAM Terganggu
Kantor PDAM Bone Bolango. (Foto: Abdulharis Kune untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Banjir yang menerjang Kabupaten Bone Bolango mengakibatkan distribusi air PDAM di daerah tersebut terganggu.

Berita Terkait:  Banyak Terima Aduan Warga Soal Waktu Pelayanan, Merlan Warning Aparat Desa

Manajer Keuangan PDAM Bone Bolango, Anwar Badjarat mengungkapkan, salah satu instalasi yang mengalami masalah berada di Kecamatan Suwawa Selatan.

“Di suwawa selatan itu pipanya rusak akibat longsor kemarin. Ini mengakibatkan pelayanan distribusi air terganggu,” kata Anwar saat diwawancarai pada Rabu (17/07/2024).

Berita Terkait:  Pj Sekda Bone Bolango Pantau Harga Komoditi di Pasar Tradisional

Saat ini, lanjut Anwar, PDAM masih melayani masyarakat menggunakan mobil tangki sembari menunggu perbaikan instalasi air yang bermasalah.

“Ini harus kami lakukan sebab masyarakat yang menggunakan air PDAM tersebut ada sebanyak 200 pelanggan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Pencarian Korban Longsor Tambang Suwawa oleh Tim SAR Terpadu Dihentikan

Anwar mengatakan, perbaikan pipa tersebut membutuhkan biaya kurang lebih Rp 150 juta sebab pipa yang rusak tersebut berukuran besar.

Selain di Kecamatan Suwawa Selatan, gangguan pendistribusian air bersih juga terjadi di Lombongo, Kecamatan Suwawa tengah.

Berita Terkait:  Bupati Merlan Resmikan Gedung Baru DPRD Bone Bolango

“Untuk perbaikan dari instalasi air yang bermasalah tersebut tidak bisa hanya PDAM yang menanggulangi, kami butuh bantuan dari Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Saat ini, kata Anwar, pihaknya sudah melakukan rapat bersama Pemerintah Daerah untuk membahas terkait persoalan tersebut.

Berita Terkait:  Sinergi Dorong Pertanian Sehat, BI-Gapoktan Mawar Jaya Lestari Gelar Panen Padi Organik di Bone Bolango

“Rencananya akan ada bantuan penyertaan modal sekitar Rp 350 juta untuk memperbaiki kondisi jaringan PDAM yang terkena musibah banjir itu,” tandasnya.(*)

Penulis: Kharisma Aulia, Abdulharis Kune / Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Amir Hadju: Manajemen Risiko, Aspek Krusial dalam Tata Kelola Pemerintahan