Hargo.co.id, GORONTALO – Isu praktik “orang dalam” dalam rekrutmen tenaga kerja PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) mencuat di media sosial. Warganet menyebut peluang kerja di perusahaan tambang itu hanya terbuka bagi kalangan tertentu.
Isu tersebut muncul di kolom komentar unggahan Dulohupa.id tentang PT PETS sebagai andalan lapangan kerja warga Pohuwato. Beberapa warganet menilai rekrutmen tidak berjalan terbuka bagi masyarakat umum.
Pemilik akun Gusti Botutihe menanggapi berita itu dengan singkat. “Khusus ordal,” tulisnya, merujuk pada istilah populer untuk orang dalam.
Akun Ahmad Kuleng menyinggung dugaan jatah pejabat dalam penerimaan karyawan.
“Kalau warga luar Pohuwato menjadi karyawan perusahaan pertambangan, mungkin benar karena jatah pejabat paling banyak,” tulisnya.
Akun Rantung Syg Nhunu juga menyebut orang berpengaruh lebih mudah masuk.
“Nanti yang sarjana baru yang berpengaruh. Kalau cuma sama dengan masyarakat kecil, tidak ada, tidak memenuhi syarat,” tulisnya.
Sementara akun Alandri Dama menyindir pola rekrutmen tersebut. “Baku-baku akal jo, yang penting kompak (Saling mengakali saja, yang penting kompak),” tulisnya
Isu ini menjadi sorotan karena berita yang ditanggapi menyebut PT PETS berkontribusi besar dalam penyerapan tenaga kerja lokal. Transparansi rekrutmen dinilai menjadi kunci untuk menjawab keraguan publik.
Redaksi masih berupaya mengonfirmasi PT PETS dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato terkait tudingan warganet mengenai praktik orang dalam dan jatah pejabat dalam rekrutmen.(Ndi)












