Advertorial

Kisah Inspiratif Nadya, Wanita yang Biayai Pengobatan Ayahnya Pasca Bergabung di BTPN Syariah

×

Kisah Inspiratif Nadya, Wanita yang Biayai Pengobatan Ayahnya Pasca Bergabung di BTPN Syariah

Share this article
Kisah Inspiratif Nadya, Wanita yang Biayai Pengobatan Ayahnya Pasca Bergabung di BTPN Syariah
Nadya bersama sang ibu, Rubiah. (Foto: Hms BTPN Syariah)

Hargo.co.id, GORONTALO – Terbatas dalam mengenyam ilmu pendidikan formal bukan berarti seseorang tak bisa berbuat banyak. Hal itu dibuktikan sosok Sri Dianti Suma.

Berita Terkait:  Harga Pertamax di Sulawesi Turun Mulai 1 Agustus 2026, Kini Rp16.300 per Liter

Ya, Nadya sapaan akrab Sri Dianti Suma, mampu membantu orang tuanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari meski hanya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Bukan cuma itu, wanita yang baru berusia 19 tahun itu, juga telah membantu pengobatan ayahnya dari penyakit yang diderita. Bahkan, Nadya juga bisa membantu orang tuanya untuk membiayai sekolah sang adik.

Berita Terkait:  Hijaukan Masa Depan, BJA Group Gelar Penanaman 25.500 Pohon Gamal

Semua itu, mampu dilakukan Nadya setelah bergabung di BTPN Syariah. Nadya adalah Community Officer BTPN Syariah.

“Alhamdulillah, dari pendapatan di BTPN Syariah, Nadya bisa membantu perekonomian keluarga, membiayai pengobatan ayahnya, dan juga menyekolahkan adiknya,” kata Rabiah, ibu dari Nadya, Rabu (12/9/2024).

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di Sulawesi Berjalan Optimal

Bukan hanya berdampak untuk diri sendiri dan keluarga, Rabiah juga terharu melihat pekerjaan sang anak yang memberikan manfaat bagi masyarakat inklusi terutama bagi kaum emak-emak di Gorontalo, melalui pendampingan yang dilakukan setiap kumpulan dua pekan sekali.

“Kami sangat bangga dengan Nadya. Setelah menjadi Community Officer di BTPN Syariah, anak saya lebih bisa bergaul dan bersosialisasi dengan banyak orang,” imbuh Ibu Rabiah,” tandas Rabiah.

Berita Terkait:  Safari Ramadan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi: Pererat Silaturahmi Direksi, Perwira, dan Mitra Kerja

Community Officer BTPN Syariah merupakan sebuah pekerjaan yang dominan di lapangan. Tugasnya adalah mendampingi dan memberdayakan ibu-ibu nasabah BTPN Syariah. Dimana, mereka melakukan pembinaan terhadap nasabah dan mendampingi sejak awal proses, hingga nasabah menggapai setiap mimpinya.

Community Officer juga berperan sebagai role model dalam membangun empat karakter unggul nasabah yaitu berani, disiplin, kerja Keras, dan saling bantu (BDKS).

Berita Terkait:  Relawan Desa Kayubulan Siap Menangkan Sawaludin

Tugas CO mendampingi kurang lebih 40 komunitas nasabah, masing-masing terdiri dari 10-20 ibu nasabah.

Kepada awak media, perempuan yang sudah mengabdi kepada masyarakat inklusi sejak Desember 2023 ini, mengungkapkan, pekerjaan yang ditekuni bisa memberi makna yang nyata dengan memberi kesempatan ibu-ibu Indonesia agar semakin berdaya dan mewujudkan kehidupan mereka yang lebih berarti.

Berita Terkait:  Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sulteng Tetap Aman Pascagempa 6,8 Magnitudo

“Melihat langsung perjuangan ibu-ibu yang awalnya tidak memiliki apa pun dalam kehidupannya, kemudian perlahan mengalami kemajuan lewat usaha yang dijalankan, menjadi kebahagiaan tak ternilai bagi saya,” ujar perempuan dari kalangan generasi Z itu.

Nadya mendampingi ibu-ibu nasabah melalui kumpulan atau pertemuan rutin sentra (PRS). Agenda rutin setiap dua pekan sekali itu, juga menjadi momen Nadya membangun empat perilaku unggul yakni BDKS kepada ibu-ibu nasabah agar berani belajar menerima tantangan dan selalu disiplin menjalani hidup, baik untuk membangun usaha dan urusan pribadi.

Berita Terkait:  Jelang Mudik Lebaran, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Avtur Aman

“Dengan harapan, ibu-ibu nasabah tumbuh menjadi perempuan lebih berdaya” tutur Nadya.

Sementara itu, Corporate & Marketing Communication Head BTPN Syariah, Ainul Yaqin mengatakan, pihaknya membuka seluas-luasnya bagi putri-putri daerah untuk melayani langsung masyarakat inklusi di wilayah setempat, termasuk di Gorontalo.

Berita Terkait:  Bahas Kemajuan Gorontalo, Sandiaga Uno Undang Sawaludin

Dimana, mereka juga berkesempatan menjadi seorang bankir setelah lulus SMA.

BTPN Syariah memberikan kesempatan kepada putri-putri daerah untuk menjadi #bankirpemberdaya sejak lulus SMA. Seorang bankir yang memberdayakan masyarakat inklusi sekaligus menjadi role model bagi ibu-ibu nasabah untuk memiliki empat perilaku unggul, yakni BDKS,” ungkap Ainul.

Berita Terkait:  Wood Pellet Dominasi Ekspor Gorontalo, BJA akan Terus Tingkatkan Kontribusi

Adapun kualifikasi menjadi Community Officer, yakni:

– Perempuan, usia 18-33 tahun
– Pendidikan minimal SMA/sederajat
– Senang berpetualang
– Memiliki SIM C
– Bisa mengendarai sepeda motor (manual)

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan Energi Prima Hadapi Arus Balik Lebaran di Sulawesi

Benefit dan Fasilitas:

– Pendapatan Tetap, THR & Insentif
– Jaminan Kesehatan lengkap (BPJS, Asuransi Rawat Inap)
– Fasilitas Tempat Tinggal dan Kendaraan Kerja
– Pelatihan dan Pengembangan Diri
– Kesempatan beasiswa Sarjana S1

Berita Terkait:  Jelang Mudik Lebaran, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Avtur Aman

Gambaran pekerjaan:

– Berpetualang ke pelosok daerah, sosialisasikan produk pembiayaan modal usaha berbasis syariah
– Ajak ibu-ibu untuk mulai atau membesarkan usahanya menjadi Nasabah BTPN Syariah
– Mendampingi dan menjalin hubungan baik dengan nasabah
– Datang ke kelompok pertemuan rutin nasabah untuk menjalankan fungsi sebagai bankir

Berita Terkait:  Safari Ramadan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi: Pererat Silaturahmi Direksi, Perwira, dan Mitra Kerja

Bagi anda yang ingin bergabung dapat mendaftarnya melalui: https://bit.ly/RegistrasiCO dan isi data yang diperlukan dengan benar.

Sebagai informasi, jumlah Community Officer di Gorontalo kurang lebih 18 perempuan dan telah melayani lebih dari 6.000 ibu-ibu nasabah, dengan pembiayaan yang tersalurkan lebih dari Rp7,78 miliar per semester I 2024.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan Energi Prima Hadapi Arus Balik Lebaran di Sulawesi

Pembiayaan yang tersalurkan ini tak lepas dari peran para Community Officer yang telah membuka akses yang lebih luas lagi

bagi masyarakat inklusi di Indonesia berupa akses keuangan dan akses pendampingan untuk mewujudkan hidup yang lebih berarti.(*) 

Berita Terkait:  Hijaukan Masa Depan, BJA Group Gelar Penanaman 25.500 Pohon Gamal