Hargo.co.id, GORONTALO – Keterbatasan ekonomi tak boleh menjadi penghalang bagi balita penderita hidrosefalus untuk mendapatkan layanan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Gorontalo kini turun tangan memastikan seorang balita berusia 1 tahun 2 bulan asal Desa Huyula, Kecamatan Mootilango, mendapat penanganan medis lanjutan.
Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi, mendatangi langsung balita bernama Mail tersebut, Rabu (7/10/2026).
Dalam kunjungan itu, Maryam memberikan dukungan moril kepada keluarga sekaligus memastikan kebutuhan dasar dan akses pengobatan anak tersebut mendapat perhatian pemerintah daerah.
Saat ini, Mail bersama kedua orang tuanya telah menempati rumah singgah UPTD Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gorontalo di Limboto. Sebelumnya, Mail juga telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Dunda Limboto.
Selanjutnya, Mail dijadwalkan dirujuk ke Rumah Sakit Aloe Saboe untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
“Alhamdulillah, hari ini adik dan kedua orang tuanya sudah berada di UPTD Dinas Sosial dan sudah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Dunda Limboto. Insyaallah dirujuk ke Rumah Sakit Aloe Saboe untuk menjalani pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut,” jelas Maryam.
Perhatian pemerintah daerah ini berawal dari kondisi keluarga Mail yang mengalami kesulitan ekonomi. Keterbatasan biaya membuat orang tuanya kesulitan membawa sang anak berobat ke fasilitas kesehatan. Keluarga bahkan sempat mengandalkan pengobatan tradisional.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Pemkab Gorontalo melalui koordinasi Dinas Sosial dan PMD
bersama Dinas Kesehatan berupaya memastikan Mail memperoleh akses layanan medis yang dibutuhkan.
Bagi Maryam, kunjungan ke rumah singgah bukan sekadar agenda menjenguk. Kehadirannya juga menjadi bentuk dukungan kepada keluarga agar tetap kuat mendampingi Mail selama menjalani proses pengobatan.
Dalam kesempatan itu, Maryam turut menyerahkan bantuan kepada keluarga. Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat meringankan beban keluarga sekaligus membantu memastikan Mail mendapatkan penanganan kesehatan secara berkelanjutan.(Adv)












