Edukasi

Membara di Panggung Duta KPI: Lilis Rahmawati Melawan Rasa Insecure Demi Komunikasi Gemilang

×

Membara di Panggung Duta KPI: Lilis Rahmawati Melawan Rasa Insecure Demi Komunikasi Gemilang

Share this article
Membara di Panggung Duta KPI: Lilis Rahmawati Melawan Rasa Insecure Demi Komunikasi Gemilang
Lilis Rahmawati tengah tampil di pemilihan duta komunikasi. (Foto: Fathri Antogia)

Hargo.co.id, GORONTALO – Panggung pemilihan Duta Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali menelurkan talenta yang siap menggebrak dunia komunikasi.

Berita Terkait:  Lewat PELDASTER, Teater Peneti Gorontalo Rekrut Anggota Baru

Salah satunya adalah Lilis Rahmawati, mahasiswi semester satu yang baru menjajaki jurang komunikasi, namun sudah berani menghadapi tantangan terbesarnya: berbicara di depan umum.

Terinspirasi dari para senior hebat, Kak Marshanda dan Kak Fazri, Lilis kini membawa semangat baru untuk jurusan KPI.

Berita Terkait:  Penguatan Kapasitas Kelompok Usaha Rumput Laut di Gorontalo Utara, Sinergi untuk Ekonomi Berkelanjutan

​Motivasi utama Lilis mengikuti ajang bergengsi ini tak lain adalah untuk menantang dirinya sendiri. Mengakui bahwa ia termasuk orang yang cukup sulit berbicara di depan publik, Lilis melihat pemilihan duta ini sebagai medan tempur pribadinya.

Baginya, menjadi Duta adalah cara paling efektif untuk mengasah skill publik speaking, sebuah kemampuan esensial yang wajib dimiliki oleh mahasiswa jurusan komunikasi. Ia bertekad, kesulitan berbicara di awal ini harus menjadi batu loncatan menuju kemampuan komunikasi yang lebih terampil.

Berita Terkait:  Minim SDM, Diseminasi Terkait Disabilitas Harus Diintensifkan

​Acara puncak pemilihan Duta KPI 2025 yang diselenggarakan pada tanggal 13 Desember ini sukses membuat Lilis terperangah. Ia tak menyangka kegiatan yang diprakarsai oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) KPI ini bisa terselenggara dengan begitu megah dan meriah. Namun, di balik kemegahan itu, Lilis harus berhadapan dengan tantangan internal yang menguji mentalnya.

Ia secara jujur mengakui bahwa melihat bakat dan skill yang dimiliki oleh teman-teman sesama peserta, rasa insecure sempat meliputinya.
Berita Terkait:  FSB UNG Beri Penghargaan ke Mantan Pengurus Ormawa

​Rentang waktu open recruitment yang digelar dari 19 November hingga 10 Desember berhasil menjaring banyak calon duta berpotensi. Keberhasilan dan kemeriahan acara ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk para sponsor besar.

Kegiatan ini disponsori oleh PLN, Caffino, Gghijab, Erafone, Indodax, Cryptovisionaries, Q-mas M air Demineral, Kanwil, dan Badan Keuangan, menunjukkan betapa pentingnya peran Duta KPI ini bagi masyarakat dan mitra luar kampus.

Berita Terkait:  Cerita Mahasiswa UNG, Kuliah Sambil jadi "Tukang" Service Handphone

​Melihat era digital yang kian masif, Lilis telah menyiapkan program kerja yang berfokus pada konten kreatif.

Ia berencana membuat konten-konten menarik seputar KPI di media sosial. Tujuannya adalah menjangkau audiens yang lebih luas, tidak hanya di daerah, tetapi hingga ke luar Gorontalo, menjadikan KPI dikenal secara nasional.

Berita Terkait:  Sejumlah Organisasi di Gorontalo Gelar Diskusi Terkait Danau Limboto

Ia memahami betul bahwa media sosial adalah gerbang utama untuk menarik perhatian generasi muda saat ini.

​Selain itu, program kerja Lilis juga akan mengombinasikan dunia digital dengan kegiatan lapangan.

Berita Terkait:  Lomba Debat, Upaya Kembangkan Talenta dan Pola Pikir Kritis Siswa

Program turun ke sekolah-sekolah menjadi prioritas kedua, di mana ia dan Duta KPI terpilih akan bersosialisasi

dan mengenalkan jurusan KPI secara langsung.

Lilis berharap, sosialisasi ini tidak hanya terbatas di Gorontalo, tetapi bisa meluas ke luar daerah,

Berita Terkait:  KISS Ramadan HMJ Bastrasia: Bekal Spiritual Mahasiswa di Tengah Padatnya Aktivitas Kampus

membuka wawasan para siswa tentang keunggulan jurusan Komunikasi Penyiaran Islam.

​Lilis Rahmawati berharap, ia dan seluruh teman-teman Duta KPI 2025 yang terpilih dapat membawa nama baik jurusan dan menjadi magnet.

Berita Terkait:  WR IV UNG Harap, Hasil Penelitian Dosen Bisa Bermainfaat Bagi Mahasiswa

Ia optimis dapat mengajak para siswa-siswi di luar sana untuk lebih tertarik lagi dengan jurusan KPI,

sehingga jumlah peminat jurusan yang membekali mahasiswanya dengan ilmu agama dan komunikasi ini 

Berita Terkait:  Nurlin Amelia Chelsi Ngadi, Wakili Indonesia di Ajang SSEYAP 2025

dapat semakin meningkat di tahun-tahun mendatang. (MG-07)