Hargo.co.id, JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi terhadap langkah Gubernur Gusnar Ismail bersama jajaran pemerintah daerah dalam mematangkan persiapan PENAS Petani dan Nelayan XVII.
Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi antara panitia pusat dan daerah yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, panitia melaporkan progres kesiapan pelaksanaan kegiatan, termasuk rencana kehadiran Prabowo Subianto untuk membuka secara resmi ajang nasional yang akan dipusatkan di Provinsi Gorontalo.
Ketua Panitia Daerah, Muljady D. Mario, menjelaskan bahwa Mentan mengapresiasi kerja intensif yang telah dilakukan pemerintah daerah serta panitia dalam mempersiapkan kegiatan berskala nasional tersebut.
“Bapak Menteri menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan seluruh panitia daerah yang telah bekerja maksimal. Beliau juga mengingatkan agar seluruh persiapan dimatangkan dengan baik, mengingat rencana kehadiran Presiden,” ujarnya.
Dalam arahannya, Mentan menegaskan bahwa PENAS XVII harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
Ia juga mendorong agar kegiatan tersebut menampilkan inovasi dan teknologi pertanian modern, khususnya karya anak bangsa.
Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi petani dan nelayan, tetapi juga sarana untuk menunjukkan kesiapan sektor pertanian nasional dalam menghadapi tantangan global.
Turut hadir dalam rapat tersebut jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia, termasuk Sekretaris Jenderal,
Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, tenaga ahli menteri, serta perwakilan Kontak Tani Nelayan Andalan.
PENAS Petani dan Nelayan XVII dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo,
dan diharapkan menjadi ajang strategis dalam mendorong kemajuan sektor pertanian dan perikanan nasional.(Rls)












