Gorontalo

Program BLP3G Sentuh 328 Lansia dan Disabilitas di Boalemo

×

Program BLP3G Sentuh 328 Lansia dan Disabilitas di Boalemo

Share this article
Program BLP3G Sentuh 328 Lansia dan Disabilitas di Boalemo
Wakil Gubernur Gorontalo bersama Wakil Bupati Boalemo saat menyerahkan bantuan BLP3G khusus untuk masyarakat di Kecamatan Tilamuta, Sabtu (7/3/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 328 keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdiri dari lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di Kabupaten Boalemo mulai menerima Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G).

Berita Terkait:  Bahlil Minta, Pengelolaan Pertambangan Harus Bermanfaat untuk Daerah

Bantuan tersebut diserahkan langsung Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie di Kantor Camat Tilamuta, Sabtu (7/3/2026).

Penyerahan bantuan turut didampingi Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali serta Kepala Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo Reflin Buata.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Instruksikan OPD Segera Realisasikan Kesepakatan Percepatan IPR

Dalam kesempatan itu, Idah Syahidah menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari

rangkaian kunjungan kerja pemerintah provinsi yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir di sejumlah daerah prioritas di Gorontalo.

Berita Terkait:  Gorontalo Karnaval Karawo 2024 Jadi Momen Perkuat Identitas dan Kebanggan Daerah

“Ini sudah memasuki hari kelima kami bersama tim melakukan kunjungan ke beberapa kabupaten untuk memastikan program bantuan sosial dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada awalnya program BLP3G direncanakan menjangkau sekitar 5.000 penerima di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo. Namun, karena adanya penyesuaian anggaran, jumlah penerima bantuan akhirnya ditetapkan sebanyak 3.000 KPM.

Berita Terkait:  Penjagub Buka Bersama dan Serahkan Hibah Rp 100 Juta di Masjid An-Nur

Meski demikian, pemerintah provinsi memastikan bantuan tersebut tetap tepat sasaran dengan memprioritaskan kelompok masyarakat yang paling rentan,

yakni lansia dan penyandang disabilitas yang masuk kategori miskin ekstrem.

Berita Terkait:  Jokes Bapak Bapak, Warnai Pertemuan Silaturahmi GI dan RG

“Walaupun jumlah penerima berkurang, kami meminta agar program ini tetap difokuskan kepada lansia dan penyandang disabilitas sehingga bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang paling membutuhkan,” jelasnya.

Idah juga mengajak masyarakat Boalemo untuk terus mendukung berbagai program pembangunan

Berita Terkait:  Mendagri dan PAN RB Rapat Bersama Kepala Daerah, Bahas Nasib Tenaga Honorer

yang dijalankan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap dukungan dan doa dari masyarakat Boalemo agar program pembangunan yang kami jalankan bersama Pak Gusnar Ismail dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Berita Terkait:  Zukri Suratinojo Jelaskan Fokus Penggunaan Dana Desa 2024

Dari total 328 penerima bantuan pada penyaluran tersebut, masing-masing berasal dari Kecamatan Dulupi sebanyak 112 KPM,

Tilamuta 111 KPM, Botumoito 67 KPM, dan Kecamatan Mananggu 38 KPM.

Berita Terkait:  Satpol PP Dampingi Komisi I Deprov Lakukan Pengawasan Tempat Hiburan Malam di Bonebol

Secara keseluruhan, jumlah penerima program BLP3G di Kabupaten Boalemo mencapai 828 KPM.

Paket bantuan yang disalurkan berisi kebutuhan pangan pokok berupa 10 kilogram beras,

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Temui Ketua MPR RI, Bahas Pembangunan Gorontalo Hingga Soal BSG

2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, serta 10 butir telur ayam dengan nilai total sekitar Rp252.460 per paket.(Rls)