Gorontalo

Embarkasi dan Debarkasi Haji Penuh, Gusnar Paparkan Peningkatan Status Bandara ke Menhub

×

Embarkasi dan Debarkasi Haji Penuh, Gusnar Paparkan Peningkatan Status Bandara ke Menhub

Share this article
Embarkasi dan Debarkasi Haji Penuh, Gusnar Paparkan Peningkatan Status Bandara ke Menhub
Pertemuan antara Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dengan Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi.

Hargo.co.id, JAKARTA – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, kian mengintensifkan langkah politik dan administratif untuk mewujudkan Provinsi Gorontalo sebagai embarkasi dan debarkasi haji penuh.

Berita Terkait:  Bisa jadi Pengganti KTP, Warga Diminta Segera Aktivasi IKD

Upaya tersebut menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah provinsi dalam memperjuangkan pemerataan layanan haji di kawasan timur Indonesia.

Usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Jakarta, Selasa (3/2/2026), Gubernur Gusnar Ismail langsung melanjutkan agenda lobi dengan Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi.

Berita Terkait:  2.623 KPM di Kota Gorontalo dapat Bantuan Pangan dari Pemprov

Pertemuan ini menegaskan keseriusan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendorong dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan infrastruktur transportasi udara daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Gusnar Ismail secara langsung memaparkan urgensi peningkatan status Bandara Djalaluddin Gorontalo menjadi embarkasi dan debarkasi haji penuh.

Berita Terkait:  Transportasi Diperkuat, Gorontalo Siap Sambut Ribuan Peserta PENAS XVII 2026

Ia menekankan bahwa selama 16 tahun Provinsi Gorontalo telah menjalankan fungsi sebagai Embarkasi Haji Antara dengan catatan pelayanan yang baik, sekaligus menunjukkan kesiapan daerah dalam mengelola layanan haji secara mandiri.

Gorontalo juga telah memiliki asrama haji yang memenuhi standar, sementara di kawasan Indonesia Timur hingga kini hanya terdapat satu embarkasi haji penuh, yakni Makassar.

Berita Terkait:  Bulog Gorontalo Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran

Kondisi tersebut dinilai menimbulkan ketimpangan akses dan beban layanan bagi jemaah dari berbagai provinsi sekitar.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, menyebut pengusulan embarkasi haji penuh ini

Berita Terkait:  RSUD Hasri Ainun Habibie Diminta Terus Lakukan Transformasi Kesehatan

bukan sekadar kepentingan daerah, melainkan bagian dari upaya pemerataan pembangunan nasional.

Secara geopolitik dan geografis, Gorontalo dinilai strategis untuk menjadi simpul baru layanan haji di kawasan timur.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Kukuhkan Komisaris BUMD, Fokus Dorong Sektor Unggulan Daerah

“Bapak Gubernur berpandangan bahwa penambahan embarkasi haji di Gorontalo merupakan langkah strategis nasional. Namun hal ini perlu ditopang peningkatan infrastruktur Bandara Djalaluddin, mulai dari apron, taxiway, hingga pelapisan runway dan fasilitas pendukung lainnya,” kata Jamal.

Usulan tersebut mendapat respon positif dari Menteri Perhubungan RI. Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan

Berita Terkait:  Bersama ORARI, Satpol PP dan Damkar Provinsi Gorontalo Gelar Gowes

telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp45 miliar pada tahun 2026 untuk pembangunan apron tahap pertama di Bandara Djalaluddin Gorontalo.

Pekerjaan lanjutan berupa pengembangan apron, taxiway, dan pelapisan runway dijadwalkan berlanjut pada tahun 2027.

Berita Terkait:  Layanan Kesehatan PENAS XVII Siaga Penuh, Rumah Sakit Lapangan dan Pos Medis Disiapkan

Dengan komitmen anggaran tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis seluruh peningkatan infrastruktur dapat dituntaskan sesuai target. Pemerintah daerah pun menargetkan pada 2028 Gorontalo resmi berstatus sebagai embarkasi haji penuh.

“Alhamdulillah, respon pemerintah pusat sangat positif. Ini menunjukkan adanya keselarasan antara visi pembangunan daerah dan kebijakan nasional,” pungkas Jamal.

Berita Terkait:  Pj Gubernur Apresiasi Coastal Clean Up PLN Nusantara Power

Pada pertemuan tersebut, Gubernur Gusnar Ismail turut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo Jamal Nganro,

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo Sagita Wartabone, serta Staf Khusus Bidang Infrastruktur dan Pariwisata, Bonny Ointu.(Rls) 

Berita Terkait:  Jelang PENAS XVII, Wagub Idah Pastikan Lokasi Agro dan Perikanan Siap Sambut Peserta Nasional